TINTAJURNALISNEWS –Polemik dugaan aktivitas perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) di Sky Game, lantai II SNL Food, Tanjung Uma, Kota Batam, terus bergulir. Di tengah belum adanya penjelasan resmi maupun perkembangan penindakan yang disampaikan kepada publik, kini muncul informasi baru yang kembali menambah perhatian terhadap kasus tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi Tinta Jurnalis News pada Rabu (28/7/2026) melalui aplikasi WhatsApp dari seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, muncul klaim yang menyebut seorang wartawan berinisial B diduga berkaitan dengan informasi mengenai pembagian sejumlah uang atau yang disebut sebagai “jatah”.
Informasi tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah sebelumnya redaksi menerima keterangan dari narasumber lain mengenai dugaan adanya pembagian uang yang disebut terjadi pada 24 Juli 2026. Namun, hingga kini seluruh informasi tersebut masih dalam proses penelusuran dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Redaksi memandang informasi tersebut sebagai petunjuk awal yang memerlukan pembuktian lebih lanjut, bukan sebagai fakta yang telah terbukti. Karena itu, Tinta Jurnalis News masih berupaya memperoleh konfirmasi langsung dari pihak berinisial B, pengelola Sky Game, maupun aparat penegak hukum agar seluruh informasi yang berkembang dapat diuji secara objektif.

Munculnya informasi baru ini dinilai semakin memperkuat harapan masyarakat agar aparat penegak hukum tidak hanya menindak dugaan praktik perjudian yang menjadi sorotan, tetapi juga menelusuri setiap informasi yang berkembang apabila terdapat dasar hukum dan alat bukti yang memadai.
Di mata publik, perkara Sky Game kini bukan hanya berbicara mengenai dugaan operasional gelanggang permainan, melainkan juga menjadi ukuran sejauh mana proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan bebas dari pengaruh pihak mana pun. Setiap informasi yang berkembang layak diuji, dan setiap pihak yang disebut juga berhak memperoleh kesempatan memberikan klarifikasi.
Kejelasan dari aparat penegak hukum dinilai penting untuk mengakhiri spekulasi yang terus berkembang di tengah masyarakat. Apabila informasi tersebut tidak terbukti, publik berhak mengetahui hasilnya. Sebaliknya, apabila ditemukan fakta yang didukung alat bukti yang sah, masyarakat juga berharap penegakan hukum dilakukan secara adil tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini diterbitkan, Tinta Jurnalis News masih membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada seluruh pihak terkait, termasuk pihak berinisial B, pengelola Sky Game, dan aparat penegak hukum. Setiap klarifikasi yang diterima akan dimuat secara proporsional sebagai bentuk komitmen terhadap pemberitaan yang berimbang sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.















