TINTAJURNALISNEWS –Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 31 Pekanbaru, Riau, untuk memastikan program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pemantauan pemerintah terhadap implementasi program Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Dalam kesempatan itu, Menko Polkam menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi guna memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Karena saya juga di daerah lain, kami datangi sekolah-sekolah rakyat seperti ini untuk menemukan apakah ada masalah, apakah tidak kena sasaran, apakah sasarannya sudah tercapai sesuai dengan yang diinginkan oleh pemerintah,” ujar Menko Polkam saat berdialog dengan para guru dan siswa, Kamis (5/3/2026).

Dalam kunjungannya, ia mengapresiasi perkembangan SRMA 31 Pekanbaru yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan meski baru berjalan sekitar tujuh bulan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, termasuk pihak sekolah, pemerintah daerah, serta dinas terkait.
“Dalam waktu hanya tujuh bulan sudah terlihat perkembangan yang sangat membanggakan. Tentunya ini bukan hasil kerja satu orang saja, tetapi hasil kerja bersama berbagai unsur pendukung,” katanya.
Menko Polkam menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu melanjutkan pendidikan melalui jalur reguler. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar tersebut dengan sebaik-baiknya. “Belajarlah dengan baik. Kalian adalah harapan bangsa ini ke depan. Masa depan kalian ada di tangan kalian sendiri,” pesannya.

Selain itu, Menko Polkam memberikan arahan khusus kepada para guru sebagai ujung tombak pendidikan di Sekolah Rakyat. Ia menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa. Karena itu, para guru diminta mendidik siswa dengan penuh tanggung jawab serta membimbing mereka agar memiliki mental kuat dan moral yang baik.
Sementara itu, Kepala SRMA 31 Pekanbaru, Tengku Muhammad Hanafi Mustafa, menjelaskan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 47 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan menjalani pendidikan dengan sistem berasrama.
“Anak-anak belajar bersama guru hingga sore hari, kemudian dilanjutkan pembinaan di asrama oleh wali asuh. Alhamdulillah dalam tujuh bulan ini sudah terlihat perkembangan yang baik, baik dari sisi akademik maupun kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.
Salah seorang siswa kelas X, Indah Lestari, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Sekolah Rakyat karena seluruh kebutuhan pendidikan difasilitasi oleh sekolah.
“Sekolah ini sangat membantu masyarakat yang kehidupannya cukup sulit. Semua fasilitas disediakan, seperti sepatu, baju, hingga laptop,” katanya.

Hal senada disampaikan Raihan Syahputra yang menilai program Sekolah Rakyat membuka peluang bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.
“Program ini membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan. Saya ingin belajar lebih serius dan meraih prestasi untuk membanggakan orang tua,” ujarnya.
Kunjungan kerja Menko Polkam tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat serta memastikan upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat terus berjalan dengan baik.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut antara lain Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Koordinasi Politik Dalam Negeri Mayjen TNI (Purn.) Heri Wiranto, Deputi Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, Plt. Deputi Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Irjen Pol. Desman Tarigan, Deputi Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono Indarto, serta sejumlah pejabat di lingkungan Kemenko Polkam.









