Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Li Claudia Guncang Batam! Tegas Perintahkan Bongkar Penimbunan Sungai Ilegal

Avatar photo
200
×

Li Claudia Guncang Batam! Tegas Perintahkan Bongkar Penimbunan Sungai Ilegal

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra

TINTAJURNALISNEWS –Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menunjukkan ketegasannya dalam menindak pelanggaran lingkungan. Dalam inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa (25/3) di kawasan Permata Baloi, ia menemukan aktivitas penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) menggunakan material bekas bangunan apartemen.

Dikutip dari berbagai media, Li Claudia langsung menegur pihak pengembang dan memerintahkan pembongkaran area yang melanggar aturan. Ia menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan dan tidak ada ruang bagi pelanggaran. Apartemen yang terlibat diketahui telah melampaui batas lahan yang diizinkan dalam Penetapan Lokasi (PL) BP Batam.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Sebagai tindak lanjut, Li Claudia menginstruksikan BP Batam untuk menghitung ulang luas lahan yang digunakan pengembang. Selain itu, ia mewajibkan pihak apartemen membuat surat pernyataan bermaterai sebagai bentuk komitmen untuk mematuhi aturan.

Tak hanya itu, dinas terkait diperintahkan segera melakukan normalisasi agar aliran sungai kembali lancar. Li Claudia menegaskan bahwa aset pemerintah tidak boleh disalahgunakan dan kepentingan masyarakat harus diutamakan.

Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang menilai tindakan Li Claudia sebagai bukti nyata komitmen terhadap lingkungan dan tata kelola kota yang lebih baik.

NASIONAL

Upaya pencarian terhadap rombongan yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak terus dilakukan. Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah mengerahkan sejumlah unsur untuk melakukan pencarian di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan rombongan tersebut.