Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
HUKUM & KRIMINALPolri

Kapolri Terima Kunjungan Pengurus PP Polri, Tegaskan Soliditas Institusi di Tengah Dinamika Internal

Avatar photo
84
×

Kapolri Terima Kunjungan Pengurus PP Polri, Tegaskan Soliditas Institusi di Tengah Dinamika Internal

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat menyampaikan pernyataan terkait soliditas Polri di Mabes Polri

TINTAJURNALISNEWS –Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menerima kunjungan Ketua Umum beserta jajaran pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) di Markas Besar (Mabes) Polri, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi, silaturahmi, sekaligus memberikan dukungan moral kepada jajaran Polri di tengah berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi institusi kepolisian.

Kapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para purnawirawan Polri yang selama ini dinilai telah memberikan kontribusi melalui masukan, saran, serta bimbingan bagi institusi Polri.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Menurutnya, para purnawirawan merupakan senior sekaligus orang tua bagi jajaran kepolisian yang memiliki pengalaman dan pemikiran penting dalam mendukung kemajuan institusi.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan Ketua Umum PP Polri beserta jajaran pengurus. Beliau-beliau merupakan senior dan orang tua kami yang selama ini telah memberikan kontribusi, masukan, saran, serta penguatan bagi Polri,” ujar Kapolri.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat menyampaikan pernyataan terkait soliditas Polri di Mabes Polri

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyinggung dinamika internal yang belakangan menjadi perhatian, termasuk penangkapan sejumlah perwira tinggi (Pati) Polri yang disebut berkaitan dengan perkara dugaan penyadapan yang sedang ditangani.

Ia menegaskan bahwa dinamika tersebut harus menjadi pembelajaran bagi seluruh jajaran agar senantiasa menjaga profesionalisme, integritas, dan soliditas organisasi.

Kapolri memastikan bahwa proses penegakan hukum yang berlangsung merupakan bagian dari upaya pembenahan institusi. Ia menegaskan, proses tersebut tidak berkaitan dengan persaingan maupun kepentingan tertentu di lingkungan organisasi.

“Ini murni dalam bentuk penegakan hukum dan tidak ada kaitannya dengan persaingan atau hal lainnya. Semua dilakukan demi kebaikan dan perbaikan institusi Polri yang kita cintai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolri meyakinkan bahwa soliditas Polri tetap terjaga. Ia juga menginstruksikan seluruh personel di berbagai wilayah Indonesia agar tidak kehilangan fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Seluruh anggota Polri diminta terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman secara profesional.

Kapolri turut menegaskan pentingnya membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan semangat Polri bersama masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan hal penting yang harus terus dijaga melalui pelaksanaan tugas secara bertanggung jawab.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat menyampaikan pernyataan terkait soliditas Polri di Mabes Polri

Pertemuan dengan jajaran PP Polri ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara generasi purnawirawan dan personel Polri yang masih aktif, sekaligus menjadi dorongan bagi institusi kepolisian untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

HUKUM & KRIMINAL

Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta akses tanpa hak terhadap sistem elektronik. Kasus ini menjadi sorotan setelah penyidik mengungkap adanya dugaan penyadapan terhadap sejumlah nomor telepon milik pejabat negara, termasuk Presiden Republik Indonesia, hingga tokoh politik dan berbagai kalangan masyarakat.