Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONALPresiden RI

Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Aman dan Distribusi Tepat Sasaran

Avatar photo
36
×

Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Aman dan Distribusi Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto [Dok. Setkab RI]

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4/2026) siang.

Kunjungan tersebut dilakukan usai Presiden menghadiri agenda bersama pimpinan DPRD. Secara mendadak, Presiden menyampaikan keinginannya untuk meninjau langsung kondisi gudang Bulog di wilayah sekitar Magelang maupun Yogyakarta.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan bahwa sidak ini bertujuan untuk memastikan secara langsung kondisi cadangan pangan nasional, khususnya beras, tetap dalam keadaan aman dan siap untuk didistribusikan kepada masyarakat.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Bapak Presiden ingin memastikan bahwa stok pangan kita tersedia dengan baik, serta siap disalurkan kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kualitas beras yang disimpan, selain memastikan ketersediaannya. Ia mengingatkan agar proses distribusi dilakukan secara tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

BACA JUGA:  Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Dorong Industrialisasi Hijau Nasional

Kompleks Gudang Bulog Danurejo sendiri diketahui memiliki dua unit bangunan dengan total kapasitas penyimpanan mencapai 7.000 ton. Saat ini, kapasitas tersebut dilaporkan dalam kondisi terisi penuh, mencerminkan kesiapan stok yang dinilai sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang serta sekitarnya.

Di tengah tantangan global, termasuk krisis energi dan pangan yang melanda sejumlah negara akibat dampak konflik di Timur Tengah, Presiden menegaskan bahwa kondisi Indonesia masih relatif stabil, baik dari sisi ketersediaan bahan pokok maupun harga di pasaran.

Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

BACA JUGA:  Mahasiswi Nyaris Bundir di Jembatan Dompak, Satriadi: STIE Pembangunan Segera Evaluasi Sistem Bimbingan Skripsi

Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya di sektor pangan, yang menjadi salah satu prioritas utama dalam menjaga kesejahteraan rakyat.