Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Prabowo Pimpin Ratas di Istana, Pemerintah Bahas Ekonomi Nasional dan Penguatan Ketahanan Energi

Avatar photo
77
×

Prabowo Pimpin Ratas di Istana, Pemerintah Bahas Ekonomi Nasional dan Penguatan Ketahanan Energi

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta.

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/11/2026). Rapat tersebut membahas perkembangan kondisi ekonomi nasional serta langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Berdasarkan keterangan pers yang disampaikan seusai rapat, pembahasan mencakup sejumlah agenda penting, mulai dari perkembangan indikator perekonomian, pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), hingga percepatan program pengembangan energi berbasis bahan bakar nabati.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa kondisi perekonomian nasional hingga saat ini masih menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah indikator ekonomi dinilai tetap terjaga, termasuk tingkat inflasi yang terkendali serta peningkatan indeks Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

đŸ‘‰ Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas perekonomian nasional masih menunjukkan ketahanan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Suahasil

Selain membahas kondisi ekonomi, pemerintah juga mengevaluasi pelaksanaan APBN hingga menjelang akhir tahun anggaran 2026.

Suahasil menjelaskan bahwa realisasi pendapatan dan belanja negara hingga periode tersebut masih berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemerintah, kata dia, akan terus mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memastikan belanja APBN berjalan secara efektif hingga akhir tahun.

Optimalisasi tersebut tetap diarahkan dengan memperhatikan prinsip efisiensi, akuntabilitas, serta tata kelola keuangan negara yang baik.

Di sektor energi, pembahasan rapat turut menyoroti strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan sejumlah langkah yang tengah dipersiapkan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Salah satu langkah yang dibahas adalah implementasi bahan bakar campuran etanol sebesar 20 persen atau E20.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan bioetanol dengan target campuran yang lebih tinggi hingga E50 sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber energi nasional.

Program biodiesel B50 juga menjadi perhatian pemerintah untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit.

Pengembangan energi alternatif tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan energi dalam negeri sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam nasional.

Tidak hanya melalui pengembangan bahan bakar nabati, pemerintah juga menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak di wilayah Sumatra.

Fasilitas tersebut direncanakan memiliki kapasitas cadangan energi hingga mampu memenuhi kebutuhan selama 60 hari.

Pembangunan fasilitas penyimpanan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat cadangan energi nasional, terutama dalam menghadapi potensi gangguan pasokan minyak maupun dinamika pasar energi global.

Penguatan infrastruktur penyimpanan dinilai penting agar Indonesia memiliki ketahanan pasokan yang lebih baik dan tidak terlalu rentan terhadap perubahan kondisi energi internasional.

Rangkaian kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus menjaga stabilitas ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga mempersiapkan fondasi kemandirian energi untuk jangka panjang.

Bahlil

Melalui rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih membahas arah kebijakan ekonomi dan energi yang diharapkan dapat berjalan secara beriringan.

Pemerintah menargetkan stabilitas ekonomi tetap terjaga, pengelolaan APBN berjalan optimal, serta ketahanan energi nasional semakin kuat melalui diversifikasi bahan bakar dan pembangunan infrastruktur strategis.

HUKUM & KRIMINAL

Dugaan aktivitas pertambangan dan pengiriman bauksit dari Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, menuju PT Bintan Alumina Indonesia (PT BAI) di Galang Batang, Bintan, mendesak mendapat perhatian serius pemerintah. Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Riau dan instansi terkait diminta tidak tinggal diam serta segera melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.