Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
HUKUM & KRIMINAL

Tragedi Berdarah di Bandara Langgur: Nus Kei Tewas Ditikam, 2 Pelaku Diamankan Dalam 2 Jam!

Avatar photo
45
×

Tragedi Berdarah di Bandara Langgur: Nus Kei Tewas Ditikam, 2 Pelaku Diamankan Dalam 2 Jam!

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi

TINTAJURNALISNEWS –Peristiwa tragis terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026). Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Pinus Plumatora alias Nus Kei, meninggal dunia usai menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal.

Insiden tersebut terjadi sesaat setelah korban tiba di bandara usai melakukan penerbangan dari Ambon. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mendarat sekitar pukul 10.45 WIT dan sempat berjalan menuju pintu keluar bandara sebelum tiba-tiba diserang.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menjelaskan bahwa korban ditikam oleh pelaku yang hingga saat itu belum diketahui identitasnya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Korban turun dari pesawat dan tiba di pintu keluar bandara. Tiba-tiba yang bersangkutan ditikam oleh orang yang tidak dikenal menggunakan pisau. Setelah itu pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kapolri Terima Perintah Presiden untuk Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Usai kejadian, keluarga korban langsung membawa Nus Kei ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIT.

Pasca peristiwa tersebut, jajaran Polres Maluku Tenggara bergerak cepat melakukan penyelidikan. Di bawah pimpinan Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian, tim berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian.

“Saat ini kedua terduga pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh jajaran Polres Maluku Tenggara,” tambahnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik aksi penikaman tersebut serta mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

BACA JUGA:  Kabais TNI Diganti, Penegakan Hukum Ditegaskan Tanpa Toleransi

Peristiwa ini mengejutkan masyarakat Maluku Tenggara dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum untuk memastikan situasi tetap kondusif.