Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Rapat Penyelamatan Pelabuhan Pelantar Kuning Penyengat Belum Capai Kesepakatan, Ketua DPRD Kepri Jadwalkan Ulang

Avatar photo
286
×

Rapat Penyelamatan Pelabuhan Pelantar Kuning Penyengat Belum Capai Kesepakatan, Ketua DPRD Kepri Jadwalkan Ulang

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"400666844023201","type":"ugc"}]}}

Foto di Rapat Dengar Pendapat, Iman Sutiawan

TintaJurnalisNews -Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Gerakan Bersama (Geber) Penyelamatan Pelabuhan Pelantar Kuning Penyengat di Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Riau pada Senin (6/1/2024) belum membuahkan hasil.

Diskusi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat tersebut masih menemui jalan buntu terkait langkah penyelamatan pelabuhan yang menjadi akses vital masyarakat Penyengat.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, menyampaikan bahwa RDP akan dijadwalkan ulang pada Kamis mendatang guna memberikan ruang diskusi yang lebih mendalam. Ia menegaskan pentingnya mendengar masukan dari semua pihak agar solusi yang dihasilkan benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami akan menjadwalkan ulang RDP ini agar semua pihak dapat menyampaikan masukan yang lebih terarah. Keputusan yang dihasilkan nantinya harus benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat,” ujar Iman Sutiawan di hadapan peserta rapat.

Geber Penyelamatan Pelabuhan Pelantar Kuning menekankan urgensi pelabuhan tersebut sebagai sarana transportasi utama dan penggerak ekonomi lokal. Meski berbagai aspirasi telah disampaikan, hingga rapat berakhir, belum ada keputusan konkret yang diambil.

Iman Sutiawan berharap, dalam pertemuan lanjutan, semua pihak dapat mencapai kesepakatan yang tidak hanya menjaga fungsi strategis Pelabuhan Pelantar Kuning, tetapi juga memberikan solusi yang berkeadilan bagi masyarakat Penyengat.

Pelabuhan Pelantar Kuning sendiri memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat setempat, baik untuk transportasi maupun perekonomian. Keberlanjutan pelabuhan ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat dampaknya yang luas bagi masyarakat dan wilayah sekitar.

Dengan dijadwalkannya ulang RDP, diharapkan ada titik temu yang mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan pelabuhan sebagai aset strategis daerah.

NASIONAL

Kejaksaan Republik Indonesia kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan negara. Berdasarkan keterangan resmi Kejaksaan RI, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kejaksaan RI Tahun Anggaran 2025 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).