Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
HUKUM & KRIMINALJackpot

Kuat Dugaan Suap Menyuap, Jackpot Sky Game di Tanjung Uma Bebas Beroperasi, APH Pura-Pura Tak Melihat

Avatar photo
786
×

Kuat Dugaan Suap Menyuap, Jackpot Sky Game di Tanjung Uma Bebas Beroperasi, APH Pura-Pura Tak Melihat

Sebarkan artikel ini
Jackpot Sky Game Milik ZL

TINTAJURNALISNEWS –Aktivitas Jackpot Sky Game yang diduga milik ZL di lantai 2 SNL Food, kawasan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, hingga kini terus beroperasi secara terbuka.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya praktik suap-menyuap atau setoran, sehingga Aparat Penegak Hukum (APH) terkesan sengaja menutup mata.

Pasalnya, keberadaan permainan yang diduga bermuatan perjudian tersebut bukan rahasia umum. Lokasinya jelas, operasionalnya terang-terangan, dan aktivitasnya berlangsung cukup lama tanpa hambatan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah publik: apakah APH benar-benar tidak mengetahui, atau justru memilih pura-pura tidak melihat?

Sejumlah pihak menilai, mustahil APH tidak mengetahui aktivitas tersebut. Oleh karena itu, muncul indikasi kuat adanya aliran setoran yang membuat lokasi tersebut tetap aman dan bebas dari penindakan hukum.

BACA JUGA:  Kuasa Hukum Feradi WPI – Subur Jaya Law Firm Dampingi Penyelesaian Kasus Kecelakaan Kerja Melalui Restorative Justice di Semarang

“Kalau tidak ada apa-apa, kenapa bisa dibiarkan? Ini sudah terlalu terang. Dugaan kami, ada suap atau setoran sehingga hukum seperti dibekukan,” ungkap salah seorang warga dengan nada geram.

Diamnya APH justru memperkuat kecurigaan publik. Sebab, dalam banyak kasus lain, penindakan bisa dilakukan dengan cepat. Namun dalam kasus Jackpot Sky Game ini, hukum seolah kehilangan taring.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran serius akan rusaknya marwah penegakan hukum. Jika dugaan suap ini benar, maka bukan hanya praktik perjudian yang bermasalah, tetapi juga integritas aparat yang seharusnya menjadi garda terdepan penegakan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait terkait pembiaran aktivitas Jackpot Sky Game yang diduga milik ZL tersebut. Media ini membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang disebutkan.

BACA JUGA:  Gelper Sky Game Diduga Terindikasi Perjudian Masih Beroperasi, Pengawasan Polisi Wilayah Dipertanyakan

Publik kini menunggu langkah nyata. Jika APH terus memilih diam, maka dugaan suap-menyuap akan semakin menguat di mata masyarakat.🇮🇩

HUKUM & KRIMINAL

Kasus dugaan ujaran kebencian yang menyeret nama Raja Situmorang menjadi perhatian publik di Kota Batam dan Kepulauan Riau dalam beberapa hari terakhir. Perkara tersebut mencuat setelah komentar yang diduga ditulis melalui akun media sosial Facebook dianggap menghina dan menyinggung masyarakat Melayu, sehingga memicu reaksi luas dari berbagai elemen masyarakat serta lembaga adat.