Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
HUKUM & KRIMINALJackpot

Kuat Dugaan Suap Menyuap, Jackpot Sky Game di Tanjung Uma Bebas Beroperasi, APH Pura-Pura Tak Melihat

Avatar photo
743
×

Kuat Dugaan Suap Menyuap, Jackpot Sky Game di Tanjung Uma Bebas Beroperasi, APH Pura-Pura Tak Melihat

Sebarkan artikel ini
Jackpot Sky Game Milik ZL

TINTAJURNALISNEWS –Aktivitas Jackpot Sky Game yang diduga milik ZL di lantai 2 SNL Food, kawasan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, hingga kini terus beroperasi secara terbuka.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya praktik suap-menyuap atau setoran, sehingga Aparat Penegak Hukum (APH) terkesan sengaja menutup mata.

Pasalnya, keberadaan permainan yang diduga bermuatan perjudian tersebut bukan rahasia umum. Lokasinya jelas, operasionalnya terang-terangan, dan aktivitasnya berlangsung cukup lama tanpa hambatan.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah publik: apakah APH benar-benar tidak mengetahui, atau justru memilih pura-pura tidak melihat?

Sejumlah pihak menilai, mustahil APH tidak mengetahui aktivitas tersebut. Oleh karena itu, muncul indikasi kuat adanya aliran setoran yang membuat lokasi tersebut tetap aman dan bebas dari penindakan hukum.

BACA JUGA:  TJN Pantau Langsung, OPG Juru Tulis Ap*ng Menulis Judi Siji di Dua Kedai Kopi Batu 9 Bincen Tanjungpinang Timur

“Kalau tidak ada apa-apa, kenapa bisa dibiarkan? Ini sudah terlalu terang. Dugaan kami, ada suap atau setoran sehingga hukum seperti dibekukan,” ungkap salah seorang warga dengan nada geram.

Diamnya APH justru memperkuat kecurigaan publik. Sebab, dalam banyak kasus lain, penindakan bisa dilakukan dengan cepat. Namun dalam kasus Jackpot Sky Game ini, hukum seolah kehilangan taring.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran serius akan rusaknya marwah penegakan hukum. Jika dugaan suap ini benar, maka bukan hanya praktik perjudian yang bermasalah, tetapi juga integritas aparat yang seharusnya menjadi garda terdepan penegakan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait terkait pembiaran aktivitas Jackpot Sky Game yang diduga milik ZL tersebut. Media ini membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang disebutkan.

BACA JUGA:  Kapolda Kepri Hadiri Rakor Forkopimda Bahas Pengamanan Nataru dan Stabilitas Pangan

Publik kini menunggu langkah nyata. Jika APH terus memilih diam, maka dugaan suap-menyuap akan semakin menguat di mata masyarakat.🇮🇩

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.