Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALTNI

KRI Selar-879 Sukses Jalankan Corpat Philindo, Perkuat Keamanan Perbatasan Indonesia-Filipina

Avatar photo
240
×

KRI Selar-879 Sukses Jalankan Corpat Philindo, Perkuat Keamanan Perbatasan Indonesia-Filipina

Sebarkan artikel ini
Mayor Laut (P) Agus Solikhin

TINTAJURNALISNEWS –KRI Selar-879 dari unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmada II yang dikomandani Mayor Laut (P) Agus Solikhin berhasil menyelesaikan operasi Coordinated Patrol (Corpat) Philindo di bawah kendali Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II, Minggu (9/3/2025).

Operasi yang berlangsung sejak 2 hingga 11 Maret 2025 ini bertujuan untuk memperkuat pengamanan perbatasan laut Indonesia-Filipina dari berbagai potensi ancaman, sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara dalam kerja sama keamanan maritim.

Patroli terkoordinasi ini melibatkan dua kapal perang, yakni KRI Selar-879 dari Indonesia dan BRP Artemio Ricarte PS37 dari Filipina, serta satu unit Maritime Patrol Aircraft (MPA) dari Filipina yang turut mendukung pengawasan dari udara.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Corpat Philindo menjadi wujud konkret kerja sama bilateral dalam menjaga stabilitas kawasan serta meningkatkan keamanan maritim (maritime security) di perbatasan kedua negara. Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi prajurit TNI Angkatan Laut untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kemampuan interoperabilitas dalam operasi bersama dengan angkatan laut negara lain.

Patroli ini sekaligus mengimplementasikan perintah Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo, yang menekankan pentingnya menjaga perbatasan laut Indonesia serta menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah perairan.

Dengan selesainya Corpat Philindo 2025, diharapkan kerja sama strategis antara Indonesia dan Filipina dalam bidang pertahanan maritim terus berkembang, demi mewujudkan kawasan yang lebih aman dan kondusif.

Sumber: Dispen Koarmada II/ME

HUKUM & KRIMINAL

Pemberitaan mengenai pihak yang disebut sebagai “penadah” kabel hasil pencurian Jembatan Dompak yang masih menghirup udara bebas kembali menjadi sorotan. Salah satu media sebelumnya memberitakan adanya dugaan pihak yang menerima atau menampung kabel hasil pencurian tersebut, sekaligus mempertanyakan perkembangan proses hukumnya.

NASIONAL

Upaya pencarian terhadap rombongan yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak terus dilakukan. Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah mengerahkan sejumlah unsur untuk melakukan pencarian di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan rombongan tersebut.