Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
PEMERINTAHAN

Kades Marok Kecil Minta Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan Penghubung yang Membahayakan Warga

Avatar photo
246
×

Kades Marok Kecil Minta Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan Penghubung yang Membahayakan Warga

Sebarkan artikel ini
Jembatan penyeberangan yang menghubungkan Desa Marok Kecil dengan Desa Resang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

TINTAJURNALISNEWS —Kepala Desa Marok Kecil, Rusdi, menyampaikan keprihatinan mendalam terkait kondisi jembatan penyeberangan yang menghubungkan Desa Marok Kecil dengan Desa Resang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Jembatan yang menjadi akses utama warga, termasuk puluhan anak sekolah, kini mengalami kerusakan serius dan dinilai sangat membahayakan.

Dalam konfirmasi yang diterima Tim Tinta Jurnalis News pada Kamis (04/12/2025), Rusdi menjelaskan bahwa struktur jembatan telah mengalami kerusakan berat. Sejumlah papan berlubang, kayu yang rapuh, serta beberapa bagian yang mulai miring membuat jembatan itu tidak lagi layak untuk dilalui.

“Jembatan ini setiap hari digunakan warga dan anak-anak sekolah. Kondisinya sudah benar-benar memprihatinkan dan sangat membahayakan,” tegas Rusdi.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Ia menambahkan bahwa jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju pusat pendidikan di Desa Resang. Setiap pagi, puluhan pelajar harus melintasi jembatan tersebut dengan risiko tinggi, terutama jika terjadi hujan deras yang membuat jembatan semakin licin dan berpotensi roboh.

Rusdi berharap Pemerintah Kabupaten Lingga dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau segera turun langsung melihat kondisi yang sebenarnya di lapangan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami berharap pemerintah kabupaten dan provinsi benar-benar memberi perhatian. Jangan menunggu adanya korban baru dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Keluhan ini juga menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Marok Kecil dan Resang. Warga menilai bahwa perbaikan atau pembangunan jembatan baru yang lebih kokoh sudah menjadi kebutuhan mendesak demi keselamatan bersama.

Rusdi menegaskan bahwa masyarakat hanya meminta perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah agar akses vital tersebut tidak terus membahayakan warga.

PEMERINTAHAN

Ketua Komunitas Budaya Melayu (KODAM) Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Plt. Ketua Forum Tanjak Warisan (FTW) Kepri, Deny Jebat, mengingatkan Bupati Natuna Cen Sui Lan agar menjaga tutur kata dan menghormati profesi wartawan menyusul ucapan, “Kamu dari mana? Koran Perbatasan? Tidak masuk!!” yang disebut ditujukan kepada wartawan Koran Perbatasan saat acara makan siang di Rumah Makan Ajo Basamo, Jumat (23/10/2026).

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan dilakukannya kajian mendalam terhadap penyempurnaan definisi tindak pidana korupsi dalam peraturan perundang-undangan nasional. Langkah tersebut bertujuan memastikan pengaturan tindak pidana korupsi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Indonesia, sekaligus memperkuat pemberantasan korupsi serta perlindungan kekayaan negara.