TINTAJURNALISNEWS –Pemerintah menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi nasional tetap kuat meski nilai tukar rupiah tengah mengalami dinamika di pasar keuangan global.
Dalam keterangan yang dirilis Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah melalui koordinasi intensif antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurut Prasetyo, pemerintah bersama otoritas terkait terus melakukan pengawasan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk merespons pergerakan nilai tukar rupiah guna menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Meski demikian, pemerintah meminta masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Istana menilai sejumlah indikator ekonomi masih menunjukkan kondisi yang positif, termasuk pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga dan tingkat inflasi yang masih terkendali.
Pemerintah meyakini koordinasi yang kuat antarotoritas ekonomi serta fondasi ekonomi nasional yang dinilai solid akan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang terus berkembang.









