Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Diskusi Rutin GMRI Bahas Ekonomi Hingga Kepemimpinan Nasional

Avatar photo
102
×

Diskusi Rutin GMRI Bahas Ekonomi Hingga Kepemimpinan Nasional

Sebarkan artikel ini
Suasana diskusi rutin GMRI bersama sejumlah tokoh nasional di Sekretariat GMRI, Pecenongan [Dok: JE]

TINTAJURNALISNEWS –Diskusi rutin Kamis-Senin yang digelar Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026), berlangsung hangat dengan membahas berbagai persoalan nasional.

Informasi yang diterima Redaksi TJN dari Jacob Ereste 21/5/26 menyebutkan, kegiatan tersebut turut dihadiri Sultan Saladin bersama permaisuri dari Kesultanan Kanoman Cirebon.

Dalam pertemuan santai tersebut, sejumlah topik menjadi pembahasan, mulai dari kondisi ekonomi nasional, nilai tukar dolar terhadap rupiah, spiritualitas, fasilitas publik hingga sosok ideal pemimpin Indonesia.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Sultan Saladin dalam diskusi itu menyoroti pentingnya membuka lapangan kerja agar perputaran ekonomi masyarakat tetap berjalan di tengah tekanan ekonomi global.

Selain itu, pembahasan juga menyentuh persoalan spiritualitas yang dinilai masih kerap disalahpahami sebagian masyarakat. Menurutnya, spiritualitas tidak selalu identik dengan hal mistis, melainkan juga berkaitan dengan proses belajar dan pencarian ilmu.

BACA JUGA:  Konsistensi Adalah Wujud Nyata Cinta Tulus dan Ikhlas, Jacob Ereste Soroti Sikap Munafik dan Pengkhianatan

Diskusi kemudian berkembang pada persoalan pelayanan dan fasilitas publik di Indonesia yang dinilai masih perlu pembenahan. Dalam kesempatan tersebut juga dibahas mengenai pentingnya kepemimpinan yang bijaksana dan mampu menerima aspirasi rakyat.

Sri Eko Sriyanto Galgendu dalam forum itu menyebut sikap bijaksana dalam kepemimpinan bukan hal mudah diterapkan, terutama dalam menerima kritik maupun masukan dari pihak lain.

Pertemuan informal GMRI yang berlangsung lebih dari tiga jam itu diakhiri dengan pembahasan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan yang berkembang di tengah masyarakat.