Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
HUKUM & KRIMINALPresiden RI

Bersih-Bersih Aparat Dimulai: Prabowo Soroti Oknum dan Lemahnya Deteksi Tambang Ilegal

Avatar photo
367
×

Bersih-Bersih Aparat Dimulai: Prabowo Soroti Oknum dan Lemahnya Deteksi Tambang Ilegal

Sebarkan artikel ini
soroti penegakan hukum dan tambang ilegal.

TINTAJURNALISNEWS –Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melakukan transformasi menyeluruh terhadap kondisi bangsa, dengan penegakan hukum sebagai salah satu fokus utama pembenahan.

“Saya ingin melakukan transformasi bangsa. Saya ingin memperbaiki kondisi bangsa itu semua,” ujar Presiden.

Dalam pernyataannya, Presiden menekankan bahwa hukum atau rule of law merupakan fondasi penting bagi negara yang kuat dan berhasil.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Karena itu, pembenahan aparat penegak hukum menjadi bagian tak terpisahkan dari agenda transformasi tersebut.

Presiden juga menyoroti adanya oknum yang menyalahgunakan kewenangan. Menurutnya, meski hanya segelintir, tindakan tersebut berdampak luas terhadap citra institusi.

“Mungkin hanya beberapa oknum, tapi karena punya power dia bisa berbuat seenaknya. Ratusan ribu aparat yang lain terkena nama jeleknya,” katanya.

BACA JUGA:  Respons Cepat Prajurit TNI AD Gagalkan Peredaran 90 Ribu Ekstasi di Tol Trans Sumatera

Sebagai langkah awal, Presiden menyatakan akan memberikan kesempatan kepada setiap lembaga untuk melakukan pembenahan internal. Namun, ia menegaskan bahwa kesempatan tersebut harus dimanfaatkan secara serius.

“Saya ingin memberi kesempatan tiap lembaga membersihkan diri. Kau bisa perbaiki diri nggak? Kalau kau perbaiki diri, saya kasih kesempatan,” tegasnya.

Di sisi lain, Presiden juga mempertanyakan lemahnya pengawasan dalam struktur aparat, terutama terkait aktivitas ilegal yang dinilai seharusnya dapat terdeteksi.

“Bagaimana ada tambang ilegal, Babinsa tidak tahu, Danramil tidak tahu, Kodim tidak tahu, Danrem tidak tahu?” ujarnya.

Presiden menambahkan, langkah tegas telah diambil terhadap sejumlah pejabat tinggi yang terbukti melanggar, termasuk pencopotan jabatan hingga penyerahan ke proses hukum.

BACA JUGA:  Putusan DPR RI dan MK Tegaskan Polri di Bawah Presiden, AMI Nilai Langkah Konstitusional Jaga Stabilitas Nasional

“Saya kira Anda bisa lihat sudah berapa jenderal bintang tiga, bintang dua yang kita pecat, yang kita serahkan ke kejaksaan,” pungkasnya.

 

HUKUM & KRIMINAL

Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat dari aliran Sungai Muara Kuku yang berada di wilayah Desa Kepenuhan Barat dan Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Ribuan biota air dilaporkan mati, mulai dari ikan kecil, ikan konsumsi seperti baung, patin, nila, hingga udang sungai, serta organisme air lainnya yang ditemukan mengapung dan terdampar di sepanjang aliran sungai.