Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Dukung Program Aksi Menteri Imipas 2026, Lapas Batam Sukseskan Panen Raya Serentak Pemasyarakatan

Avatar photo
224
×

Dukung Program Aksi Menteri Imipas 2026, Lapas Batam Sukseskan Panen Raya Serentak Pemasyarakatan

Sebarkan artikel ini
Lembaga Pemasyarakatan Batam

TINTAJURNALISNEWS –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam turut ambil bagian dalam kegiatan Panen Raya Serentak Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara nasional pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan implementasi salah satu dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Tahun 2026, khususnya pada sektor kemandirian pangan melalui pengembangan pertanian, perikanan, dan peternakan dengan memanfaatkan lahan tidur di lingkungan Lapas dan Rutan.

Pelaksanaan panen raya di Lapas Batam berlangsung di kawasan ketahanan pangan yang sebelumnya merupakan lahan tidak produktif. Melalui optimalisasi lahan tersebut, Lapas Batam mengembangkan program pertanian dan perikanan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Satgas Bea Cukai Dongkrak Kinerja Pengawasan, Nilai Penindakan Capai Rp6,8 Triliun

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan pegawai Lapas Batam serta terhubung secara daring dengan pusat kegiatan nasional yang dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon.

Dalam panen raya tersebut, Lapas Batam berhasil memanen sayuran bayam dan kangkung dengan total hasil mencapai 220 kilogram, serta ikan nila sebanyak 30 kilogram. Hasil panen ini merupakan buah dari pembinaan berkelanjutan yang melibatkan warga binaan secara aktif, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga proses panen.

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan komitmen nyata Lapas Batam dalam mendukung kebijakan strategis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Menurutnya, pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga memberikan nilai edukatif serta keterampilan kerja bagi warga binaan.

BACA JUGA:  Pembukaan Hubungan dan Penghargaan Internasional di Hari Nasional UEA ke-53

“Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif melalui kegiatan pertanian dan perikanan merupakan langkah konkret kami dalam mendukung Program Aksi Menteri Imipas Tahun 2026. Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali keterampilan yang dapat menjadi bekal kemandirian setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Yosafat.

Selain mendukung Panen Raya Serentak Pemasyarakatan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pembinaan kemandirian warga binaan dengan kontribusi nyata pemasyarakatan terhadap program nasional ketahanan pangan. Ke depan, Lapas Batam berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelaksanaan Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.