Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Bintan oleh Polisi Disorot: Ada Apa di Balik Operasi di Kampung Banjar?

Avatar photo
234
×

Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Bintan oleh Polisi Disorot: Ada Apa di Balik Operasi di Kampung Banjar?

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Foto Lokasi

TINTAJURNALISNEWS –Langkah penertiban tambang pasir ilegal oleh aparat kepolisian di Kampung Banjar, Kabupaten Bintan, yang dilakukan pada Senin (28/4/2025), kini menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, meskipun sempat dilakukan pengamanan terhadap empat pekerja dan pemasangan garis polisi di lokasi tambang, tambang tersebut dilaporkan kembali beroperasi dua pekan kemudian, pada Senin (12/5/2025), dengan pekerja berbeda.

Informasi yang diterima Tinta Jurnalis News dari sumber terpercaya menyebutkan bahwa keempat pekerja yang diamankan saat penertiban telah dibebaskan. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian terkait status hukum mereka.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Ketidakjelasan ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai konsistensi dan keseriusan penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal di Bintan.

BACA JUGA:  Safari Ramadan di Cilangkap, Wapres Dorong Transformasi Pesantren Jadi Pusat Ekonomi dan Inovasi

Sejumlah titik tambang pasir lainnya di kawasan tersebut juga disebut-sebut masih beroperasi tanpa penindakan berarti, memunculkan dugaan adanya pembiaran atau penegakan hukum yang belum menyentuh aktor utama di balik aktivitas tambang ilegal.

Ketua Lami Kepri, Datok Agus Ramdah, menyampaikan keprihatinannya atas fenomena ini. Dalam pernyataannya kepada Tinta Jurnalis News, ia menekankan bahwa penegakan hukum harus menyasar hingga ke dalang di balik aktivitas tambang ilegal, bukan hanya para pekerja di lapangan.

“Jangan sampai ada kesan tebang pilih dalam penegakan hukum. Kalau memang serius ingin memberantas tambang ilegal, harus menyeluruh siapa pun yang terlibat, termasuk yang membekingi, harus ditindak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi kepada publik agar kepercayaan terhadap institusi penegak hukum tidak luntur.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Tiba di Pulau Miangas, Tinjau Langsung Kondisi Warga di Beranda Terdepan Indonesia

“Penindakan tidak boleh hanya simbolik. Harus ada langkah nyata dan adil, tanpa pandang bulu. Kami mendesak aparat untuk bersikap profesional dan terbuka,” tambah Datok Agus.

Tinta Jurnalis News masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak kepolisian terkait perkembangan status hukum para pekerja yang sempat diamankan serta tindak lanjut terhadap lokasi-lokasi tambang ilegal lain yang diduga masih beroperasi di wilayah Kabupaten Bintan.

NASIONAL

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas laporan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang secara umum dinilai berjalan baik, lancar, tertib, serta semakin memberikan kemudahan bagi jemaah Indonesia.