Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONALTanjungpinang

Tokoh Pemuda Pulau Penyengat, Desak LAM Kepri Tinjau Ulang Penetapan Jabatan Hulubalang

Avatar photo
115
×

Tokoh Pemuda Pulau Penyengat, Desak LAM Kepri Tinjau Ulang Penetapan Jabatan Hulubalang

Sebarkan artikel ini
Ilyas, Tokoh Pemuda Masyarakat Pulau Penyengat
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS –Tokoh pemuda masyarakat Pulau Penyengat, Ilyas, menyampaikan pernyataan resmi terkait dinamika yang berkembang mengenai penetapan jabatan Hulubalang di struktur Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau. Dalam beberapa hari terakhir, isu tersebut menjadi perhatian publik setelah munculnya penolakan dari sejumlah tokoh Melayu di daerah.

Dalam keterangannya, Ilyas menegaskan ketidaksetujuannya apabila Dato’ Endi ditetapkan sebagai Ketua Hulubalang LAM Kepri, baik untuk masa jabatan saat ini maupun periode mendatang.

“Saya tidak setuju apabila Dato’ Endi menjabat sebagai Ketua Hulubalang LAM Kepri saat ini maupun ke depan. Beliau sudah cukup berperan sebagai tokoh sentral dalam struktur LAM Kepri,” ujar Ilyas.

Ia menilai, terdapat figur muda yang lebih layak, berintegritas, dan berwibawa untuk mengisi posisi tersebut. Ilyas menyebutkan nama Dato’ Yudi Irawan, yang kini menjabat sebagai Hulubalang LAM Tanjungpinang, sebagai sosok yang dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan kuat dan memenuhi kriteria kelayakan.

Ilyas juga menyampaikan keprihatinan apabila jabatan Hulubalang di tingkat provinsi diisi bukan karena rekam jejak, ketegasan, serta pengabdian, melainkan karena kemampuan “mengampu”.

“Sangat disayangkan apabila jabatan Hulubalang LAM Kepri diberikan bukan berdasarkan kelayakan dan pengabdian, tetapi karena kepandaian mengampu. Jabatan ini menyangkut marwah Melayu,” tegasnya.

Dengan mempertimbangkan sensitivitas dan pentingnya posisi Hulubalang dalam struktur adat, Ilyas secara resmi meminta pucuk pimpinan LAM Kepri, Dato’ Sri Raja Alhafiz, agar meninjau ulang keputusan penunjukan Dato’ Endi demi menjaga martabat lembaga dan marwah masyarakat Melayu.

Ilyas turut mengingatkan bahwa dirinya pernah terlibat langsung dalam perjuangan masyarakat Melayu pada momentum besar, termasuk aksi terkait Rempang dua tahun lalu di depan BP Batam. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa kekuatan masyarakat Melayu terletak pada persatuan dan ketegasan.

“Saya pernah merasakan langsung bagaimana beratnya perjuangan bersama masyarakat Melayu dalam isu Rempang. Semangat itu harus tetap dijaga. Melayu harus kuat dan bersatu di Kepulauan Riau,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Ilyas menekankan pentingnya mendengarkan suara masyarakat serta generasi muda Melayu sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan adat, marwah, dan kehormatan LAM Kepri.

 

Example 120x600
NASIONAL

Dalam pernyataannya, Pigai menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah awal guna mempersiapkan upaya Indonesia merebut kursi penting tersebut.

“Hari ini, Kementerian HAM bersama Kementerian Luar Negeri serta Wakil Kepala Bappenas telah mengambil posisi. Kami akan merebut jabatan Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Pigai di hadapan para tamu undangan dan pemangku kebijakan yang hadir.