Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
Rokan Hulu

Supir Mengeluh, Solar Langka di Rohul Diduga Karena SPBU Layani Pembelian BBM Subsidi ke Pengepul  

Avatar photo
92
×

Supir Mengeluh, Solar Langka di Rohul Diduga Karena SPBU Layani Pembelian BBM Subsidi ke Pengepul  

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Pembelian BBM subsidi menggunakan puluhan jerigen

TINTAJURNALISNEWS –Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, masih terus terjadi. Akibatnya, antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU pun tak terhindarkan.

“Sudah hampir satu bulan ini solar langka, Pak. Kami antre dari sore sampai malam, kadang tidak dapat, jadi harus bermalam di SPBU demi mendapatkan BBM,” keluh Erwin, seorang sopir truk, Selasa (11/11/2025).

Dari pantauan tim media, momen kelangkaan BBM ini diduga dimanfaatkan oleh sejumlah pengepul, yang dengan leluasa melakukan pembelian BBM subsidi menggunakan puluhan jerigen. Mereka bahkan terlihat sudah terorganisir, melakukan pengisian secara bergantian di SPBU

Lalu, memindahkan BBM ke dalam mobil yang mengangkut jerigen-jerigen tersebut menuju sebuah rumah di belakang Pasar Okak, Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.

Tak hanya Pertalite, BBM jenis solar subsidi pun diduga kuat ikut dikuras oleh para pengepul. Sejumlah kendaraan bertangki rakitan dan mobil minibus berpelat gelap tampak mengantre di posisi terdepan untuk mengisi BBM di SPBU Rambah Samo.

Mirisnya, aktivitas pembelian BBM subsidi secara berlebihan itu terkesan luput dari pengawasan pihak SPBU, Pertamina, maupun aparat penegak hukum. Kondisi tersebut membuat para pengepul dengan mudah keluar masuk SPBU membawa jerigen.

“Kami kadang tidak kebagian solar. Ini karena terlalu banyak pembelian yang pakai tangki rakitan. Tolonglah ini jadi perhatian pihak penegak hukum maupun Pertamina, kasihan kami sopir truk,” ujar Erwin dengan nada kesal.

Menanggapi hal itu, Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., saat dikonfirmasi, menyampaikan terima kasih atas informasi yang diterima dan menegaskan akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Terima kasih informasinya, Bang. Akan kami tindak lanjuti. Ada info di mana lokasi video tersebut, Bang?” ujar Kapolres melalui pesan konfirmasi.

Fenomena kelangkaan BBM subsidi yang berulang ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, agar distribusi BBM tepat sasaran dan tidak terus merugikan para sopir dan masyarakat pengguna bahan bakar bersubsidi lainnya.

TIM

Example 120x600