Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Satgas Halilintar PKH Tertibkan Tambang Ilegal 315 Hektar di Bangka Tengah, Potensi Kerugian Negara Capai Rp12,9 Triliun

Avatar photo
91
×

Satgas Halilintar PKH Tertibkan Tambang Ilegal 315 Hektar di Bangka Tengah, Potensi Kerugian Negara Capai Rp12,9 Triliun

Sebarkan artikel ini
Satgas Halilintar PKH
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS –Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas Halilintar PKH) yang dipimpin oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang kembali menunjukkan langkah tegas terhadap aktivitas pertambangan ilegal. Dalam operasi yang digelar di kawasan hutan Desa Lubuk Lingkuk dan Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Sabtu (8/11/2025), Satgas berhasil menertibkan kegiatan tambang ilegal seluas 315,48 hektar.

Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengamankan sejumlah alat berat dan perlengkapan tambang, di antaranya 12 unit excavator, 2 unit buldozer, genset listrik, serta berbagai peralatan pendukung kegiatan pertambangan ilegal lainnya.

Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menjelaskan, hasil penertiban di dua lokasi di Kabupaten Bangka Tengah menunjukkan adanya aktivitas tambang yang dilakukan secara ilegal tanpa izin resmi. “Dari total lahan yang kami amankan, luasannya mencapai 315,48 hektar. Aktivitas ini jelas menyalahi aturan dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mayjen TNI Febriel mengungkapkan bahwa dari hasil identifikasi awal, potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari aspek penambangan dan kerusakan lingkungan di kawasan tersebut diperkirakan mencapai Rp12,9 triliun. Angka ini, katanya, masih akan dikaji lebih lanjut melalui asesmen mendalam untuk memperoleh data yang lebih akurat.

“Akibat aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan ini, negara sangat dirugikan. Selain dari sisi ekonomi, dampak lingkungan yang ditimbulkan juga luar biasa besar,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dansatgas Halilintar PKH juga mengapresiasi dukungan dari seluruh unsur kewilayahan, baik TNI, Polri, maupun dinas terkait di lingkungan pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan operasi penertiban yang berlangsung aman dan lancar tanpa kendala berarti.

“Tim Satgas Halilintar PKH menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama serta dukungan aparat kewilayahan. Unsur kewilayahan, baik dari TNI/Polri maupun pemerintah daerah, benar-benar memberikan bantuan informasi dan dukungan sehingga kegiatan penertiban dapat berjalan aman dan lancar,” jelas Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.

Satgas Halilintar PKH akan terus melanjutkan langkah tegas dalam menjaga kelestarian kawasan hutan serta memberantas aktivitas pertambangan ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

 

Sumber: Puspen Tni

Example 120x600