Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

PFLP 2026 Resmi Bergulir, Prabowo Cetak Generasi Baru Pemimpin BUMN

Avatar photo
248
×

PFLP 2026 Resmi Bergulir, Prabowo Cetak Generasi Baru Pemimpin BUMN

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan taklimat kepada peserta PFLP 2026 [Dok: Setkab RI]

TINTAJURNALISNEWS -Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026). Program yang dirancang khusus oleh Presiden tersebut dipersiapkan untuk membentuk calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang.

Berdasarkan catatan Sekretariat Kabinet RI, sebanyak 400 peserta mengikuti batch pertama program ini. PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik melalui penguatan sumber daya manusia yang memiliki best heart and best mind.

Program pendidikan selama sembilan bulan tersebut terbagi dalam tiga tahapan, yakni pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan, penguatan kapasitas manajerial dan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan, serta magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia.

HUKUM & KRIMINAL

Pemberitaan mengenai pihak yang disebut sebagai “penadah” kabel hasil pencurian Jembatan Dompak yang masih menghirup udara bebas kembali menjadi sorotan. Salah satu media sebelumnya memberitakan adanya dugaan pihak yang menerima atau menampung kabel hasil pencurian tersebut, sekaligus mempertanyakan perkembangan proses hukumnya.

NASIONAL

Upaya pencarian terhadap rombongan yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak terus dilakukan. Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah mengerahkan sejumlah unsur untuk melakukan pencarian di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan rombongan tersebut.