Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Menhan Sjafrie Dorong Kemandirian Industri Pertahanan di PT Pindad Turen

Avatar photo
19
×

Menhan Sjafrie Dorong Kemandirian Industri Pertahanan di PT Pindad Turen

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"400666844023201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

PT Pindad

TintaJurnalisNews –Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melanjutkan kunjungan kerjanya di Malang dengan mengunjungi fasilitas produksi munisi PT Pindad di Turen pada Selasa (14/1).

Kehadiran Menhan disambut langsung oleh Direktur Utama PT Pindad, Sigit Santosa, bersama jajaran Direksi, Komisaris, dan General Manager Divisi Munisi.

Dalam pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan pentingnya langkah strategis untuk mendorong kemandirian industri pertahanan nasional.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas produksi dalam negeri menjadi salah satu prioritas utama guna memperkuat kedaulatan bangsa.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah rencana pembentukan konsorsium antara PT Pindad dan PT Dahana.

Konsorsium ini dirancang untuk mempercepat pembangunan pabrik propelan sebagai pendukung utama produksi amunisi lokal.

Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku dan meningkatkan daya saing industri pertahanan nasional.

Menhan Sjafrie juga meninggalkan pesan tertulis yang berisi komitmennya terhadap industri pertahanan nasional:

“Pindad harus menjadi tulang punggung industri pertahanan untuk menopang kedaulatan NKRI.”

Kunjungan ini menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian agenda kerja Menhan Sjafrie di Malang, yang sebelumnya juga mengunjungi SMA Taruna Nusantara Terintegrasi, Kampus Malang.

Example 120x600
HUKUM & KRIMINAL

Setelah HD dan OFO sebelumnya ramai diperbincangkan, kini hadir tiga nama baru: PSG, UFO Mind, dan UFO Bold semuanya ditemukan beredar luas tanpa pita cukai resmi, dan dijual terang-terangan di berbagai wilayah.

Situasi ini menciptakan satu pertanyaan besar yang terus mengendap di benak publik: “Mengapa mafia rokok ilegal tampak lebih terorganisir, lebih berani, dan lebih stabil dibanding negara?”