TINTAJURNALISNEWS —Kenaikan harga kebutuhan pokok yang kembali terjadi di Kota Tanjungpinang memicu perhatian dan kritik publik. Persoalan tersebut sebelumnya disoroti oleh Ketua Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR) Kota Tanjungpinang, Sasjoni, yang menilai lembaga legislatif daerah belum menunjukkan langkah nyata dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Dalam pernyataannya pada Senin (15/12/2025), Sasjoni menegaskan bahwa lonjakan harga sembako yang terus berulang tidak dapat dipandang sebagai fluktuasi pasar semata, melainkan persoalan yang menuntut kehadiran dan sikap tegas DPRD.
“Ketika harga sembako melonjak terus-menerus dan rakyat semakin tertekan, seharusnya DPRD hadir menjalankan fungsi pengawasan,” ujar Sasjoni dalam pernyataan sebelumnya.

Menindaklanjuti kritik tersebut, Media Tinta Jurnalis News melakukan upaya konfirmasi kepada Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, guna memperoleh tanggapan resmi terkait kenaikan harga sembako serta langkah yang akan ditempuh DPRD dalam merespons kondisi tersebut.
Konfirmasi disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Selasa pagi (16/12/2025). Namun hingga berita ini dipublikasikan, belum ada jawaban ataupun pernyataan resmi dari Ketua DPRD Kota Tanjungpinang.
Sebagai pimpinan lembaga perwakilan rakyat, Ketua DPRD memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan fungsi pengawasan, mendorong pemerintah daerah melakukan pengendalian harga, serta memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar, khususnya di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Belum adanya tanggapan resmi dari Ketua DPRD di tengah meningkatnya beban ekonomi masyarakat dinilai memperkuat sorotan publik terhadap responsivitas lembaga legislatif dalam melindungi kepentingan rakyat.
Redaksi Tinta Jurnalis News menegaskan tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi atau pernyataan resmi dari Ketua DPRD Kota Tanjungpinang apabila telah diterima.












