Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
Jakarta

Ignasius Jonan Apresiasi Program Kerakyatan Presiden Prabowo: Wujud Keberpihakan pada Rakyat

Avatar photo
29
×

Ignasius Jonan Apresiasi Program Kerakyatan Presiden Prabowo: Wujud Keberpihakan pada Rakyat

Sebarkan artikel ini
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Ignasius Jonan

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan mantan Menteri Perhubungan periode 2014–2016, Ignasius Jonan, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11/2025). Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif mengenai berbagai program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Pertemuan tersebut diinisiasi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan menjadi ajang pertukaran pandangan antara Presiden Prabowo dan Jonan, yang kini aktif memberikan masukan terhadap kebijakan publik.

Usai pertemuan, Jonan menyampaikan bahwa kedatangannya ke Istana merupakan bentuk partisipasi sebagai warga negara untuk memberikan pandangan terhadap arah kebijakan pemerintah.

“Kami sebenarnya minta waktu untuk sharing sebagai rakyat, sebagai warga negara, berdiskusi tentang program-program yang dijalankan oleh beliau. Puji Tuhan, beliau berkenan mendengarkan dan menerima beberapa masukan,” ujar Jonan kepada awak media.

Jonan menilai berbagai program prioritas Presiden Prabowo membawa dampak nyata bagi masyarakat kecil, terutama dalam upaya pemerataan ekonomi. Ia secara khusus mengapresiasi tiga program unggulan yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih), dan Sekolah Rakyat, yang menurutnya mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap keadilan sosial.

“Program-program yang sifatnya kerakyatan seperti MBG, Kopdes Merah Putih, dan Sekolah Rakyat itu punya multiplier effect ekonomi yang signifikan. Mungkin pertumbuhannya bertahap, tapi arahnya sudah sangat positif,” jelasnya.

Jonan menegaskan bahwa penyempurnaan program-program tersebut memang membutuhkan waktu dan proses berkelanjutan. “Kalau diminta sempurna dari awal tentu tidak mungkin, tapi perbaikannya sudah berjalan dan hasilnya mulai terlihat,” imbuhnya.

Selain membahas kebijakan sosial dan ekonomi, Jonan juga menyoroti kiprah Presiden Prabowo di panggung internasional. Ia menilai langkah-langkah diplomasi luar negeri yang dijalankan Presiden berhasil menyeimbangkan hubungan internasional dengan kepentingan pembangunan nasional.

“Kami juga berbicara tentang peran beliau di diplomasi luar negeri yang sangat aktif, serta tentang peran BUMN dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Partisipasi BUMN saat ini semakin kuat dan berdampak,” kata Jonan menutup keterangannya.

Pertemuan tersebut menegaskan semangat kolaborasi antara tokoh nasional dan pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan bangsa yang berkeadilan dan berkelanjutan.

 

 

 

Sumber: BPMI Setpres

Example 120x600