Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
Jakarta

Wakapolri Akui Banyak Kapolsek, Kapolres, dan Dirreskrim Under Performance

Avatar photo
112
×

Wakapolri Akui Banyak Kapolsek, Kapolres, dan Dirreskrim Under Performance

Sebarkan artikel ini
Komjen Dedi Prasetyo dalam RDP Komisi III DPR RI
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS –Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan laporan resmi terkait hasil asesmen kinerja pejabat Polri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI pada Selasa, 18 November 2025, di Kompleks Parlemen Senayan.

Dalam paparannya, Wakapolri mengakui bahwa sejumlah jabatan strategis di kepolisian, mulai dari Kapolsek, Kapolres hingga Direktur Reserse Kriminal (Dirreskrim), tercatat berada dalam kategori under performance atau berkinerja di bawah standar.

Komjen Dedi menjelaskan bahwa dari total 4.340 Kapolsek yang telah dievaluasi melalui asesmen internal Polri, sebanyak 67 persen dinilai tidak memenuhi standar kinerja.

“Dari hasil asesmen yang kami lakukan, 67 persen Kapolsek masuk kategori under performance,” ujar Wakapolri dalam forum resmi tersebut.

Ia menambahkan bahwa salah satu faktor penyebabnya adalah komposisi perwira yang mengisi jabatan Kapolsek, di mana hampir 50 persen merupakan lulusan Pendidikan Alih Golongan (PAG).

Pada tingkat kewilayahan, evaluasi juga dilakukan terhadap para Kapolres. Dari 440 Kapolres yang telah melalui proses asesmen, sebanyak 36 orang teridentifikasi memiliki kinerja di bawah standar.

“Dari 440 Kapolres yang dinilai, 36 di antaranya masuk kategori under performance berdasarkan asesmen yang kami lakukan,” jelas Wakapolri.

Selain Kapolsek dan Kapolres, asesmen turut dilakukan terhadap para Direktur Reserse Kriminal di berbagai Polda. Dari 47 Dirreskrim yang dievaluasi, 15 orang dinyatakan memiliki kinerja yang belum memenuhi standar institusi.

Komjen Dedi menegaskan bahwa hasil asesmen ini menjadi dasar penting bagi Polri untuk melakukan pembinaan, perbaikan sistem, serta penataan ulang penempatan jabatan sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Ini menjadi bahan evaluasi kami untuk melakukan pembinaan dan penataan agar pelayanan kepolisian semakin optimal,” tegasnya.***

 

 

 

 

Example 120x600