Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
Jakarta

Rocky Gerung: Jalan Raya Bukan Milik Polisi, Tapi Butuh Kehadiran Polisi agar Tertib

Avatar photo
29
×

Rocky Gerung: Jalan Raya Bukan Milik Polisi, Tapi Butuh Kehadiran Polisi agar Tertib

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Rocky Gerung, S.Fil.,

TINTAJURNALISNEWS –Polri menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Hak dan Kewajiban, Tindakan Anarkistis Menjadi Tanggung Jawab Hukum” di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan ini, hadir pengamat politik Rocky Gerung, S.Fil., yang menyampaikan pandangannya mengenai peran kepolisian di ruang publik, khususnya dalam menjaga ketertiban di jalan raya.

Menurut Rocky, jalan raya pada dasarnya bukanlah milik polisi. Namun, tanpa kehadiran aparat kepolisian, jalan raya berpotensi berubah menjadi arena brutalitas. “Jalan raya bukan milik polisi, tetapi hanya dengan kehadiran polisi, jalan raya dapat menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi semua orang,” ungkapnya.

Melalui forum tersebut, Polri menegaskan pentingnya penyampaian aspirasi di muka umum secara bertanggung jawab. Aparat kepolisian diharapkan hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam menjaga ketertiban serta keselamatan bersama.

Acara FGD ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara masyarakat dan Polri demi mewujudkan ruang publik yang aman, tertib, serta demokratis.

Example 120x600