Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
PEMERINTAHANSOSIAL

Firmansyah Tegaskan Pola Asuh Tepat Jadi Kunci Pemberdayaan Anak Disabilitas di Batam

Avatar photo
83
×

Firmansyah Tegaskan Pola Asuh Tepat Jadi Kunci Pemberdayaan Anak Disabilitas di Batam

Sebarkan artikel ini
Seminar Pola Asuh Anak Disabilitas di Sekolah dan Rumah dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025, di Kantor Wali Kota Batam
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS —Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menegaskan bahwa pola asuh yang tepat, sensitif, dan menghargai kebutuhan anak disabilitas merupakan kunci utama dalam menumbuhkan kemandirian sekaligus memberdayakan mereka.

Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Pola Asuh Anak Disabilitas di Sekolah dan Rumah dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (4/12/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kota Batam bersama Tim Penggerak PKK Kota Batam, sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai pola asuh inklusif.

Mengusung tema nasional HDI 2025, “Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas”, seminar ini menjadi ruang edukasi penting untuk meningkatkan dukungan terhadap tumbuh kembang anak penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Firmansyah mengapresiasi seluruh pihak yang berkolaborasi mendorong penguatan ekosistem layanan disabilitas di Batam.

Ia menegaskan bahwa Pemko Batam berkomitmen penuh terhadap kebijakan dan program yang menjamin hak-hak penyandang disabilitas, terutama anak-anak.

“Pemko Batam sangat serius menciptakan lingkungan yang inklusif. Setiap anak berhak tumbuh dan belajar tanpa batas. Tugas kita memastikan mereka mendapatkan pendampingan dengan pola asuh yang tepat, penuh kasih, dan menghargai keunikannya, baik di rumah maupun sekolah,” ujar Firmansyah.

Ia menekankan bahwa dukungan emosional dalam keluarga memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter dan rasa percaya diri anak disabilitas.

“Pola asuh yang baik bukan hanya soal mendidik, tetapi memahami kebutuhan tiap anak. Ketika anak-anak disabilitas merasa didengar dan dipercaya, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berdaya,” tambahnya.

Firmansyah juga mengajak seluruh elemen orang tua, sekolah, lembaga sosial, dan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi sehingga layanan disabilitas di Kota Batam semakin terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.

“Inklusivitas bukan sekadar slogan. Ini tindakan nyata yang dimulai dari keluarga, diperkuat di sekolah, dan ditopang pemerintah,” tegasnya.

Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian seminar yang menghadirkan materi tentang strategi pengasuhan adaptif, pendekatan psikologis, hingga metode pembelajaran efektif bagi anak berkebutuhan khusus.

Melalui kegiatan ini, Pemko Batam berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memberikan pendampingan yang ramah, aman, dan setara bagi anak penyandang disabilitas.

Pemerintah juga menegaskan komitmen untuk terus memperluas program pemberdayaan serta perlindungan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang inklusif di Kota Batam.

Sumber: MC Pemkot Batam

Example 120x600
PEMERINTAHAN

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo menyapa langsung para pengungsi yang saat ini berjumlah sebanyak 1.161 jiwa. Di hadapan masyarakat, Presiden menegaskan komitmen penuh pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran bantuan serta melakukan pemulihan menyeluruh terhadap wilayah-wilayah yang terdampak bencana di Sumatra, khususnya di Kabupaten Bener Meriah.