Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Tanjungpinang

Pembakaran Sekolah di Kampung Borban oleh TPNPB

Avatar photo
199
×

Pembakaran Sekolah di Kampung Borban oleh TPNPB

Sebarkan artikel ini

Pegunungan Bintang, Papua

TintaJurnalisNews -Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB) mengeluarkan pernyataan resmi

Terkait pembakaran sekolah di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang pada Jumat, 12 Juli 2024.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Aksi ini dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap XXXV Bintang Timur di bawah komando Brigadir Jenderal Ananias Ati Mimin.

Menurut laporan yang diterima, TPNPB telah mengumumkan sejak 5 Desember 2021 bahwa mereka akan membakar seluruh bangunan sekolah di wilayah operasi mereka.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem pendidikan Indonesia di Papua yang dianggap merusak nilai budaya, sejarah, dan ideologi Papua Merdeka.

Mereka berpendapat bahwa pendidikan tersebut memaksa anak-anak Papua untuk menghafal undang-undang dan pahlawan Indonesia, yang dianggap sebagai bentuk pembodohan bagi generasi Papua.

BACA JUGA:  Rutan Kelas I Tanjungpinang Gelar Coffee Morning, Bahas Target WBBM dan Pengembangan Fasilitas

Dalam pernyataan tersebut, TPNPB menyatakan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk membakar sekolah dan gedung-gedung pemerintah.

Mereka berencana membangun sekolah, rumah sakit, dan gedung pemerintah baru setelah Papua merdeka.

Selain itu, mereka menghimbau seluruh pelajar dan mahasiswa Papua yang berada di Indonesia untuk pulang dan berjuang demi kemerdekaan Papua.

Setelah merdeka, TPNPB berjanji akan mengirim pelajar dan mahasiswa ke luar negeri untuk menempuh pendidikan yang lebih baik dengan menggunakan dana negara Papua Barat yang merdeka.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga menginstruksikan kepada pasukan mereka di 36 Komando Daerah Pertahanan di Papua untuk segera membakar seluruh fasilitas dan bangunan pemerintah Indonesia.

BACA JUGA:  Kritik Terhadap Pelayanan Puskesmas Batu 10: Sami'Un Desak Pemko Tanjungpinang Fokus pada Pelayanan Masyarakat

Menurut mereka, fasilitas tersebut digunakan sebagai pos militer Indonesia sejak Papua ditetapkan sebagai wilayah operasi militer Indonesia sejak tahun 1960.

TPNPB juga menghimbau seluruh rakyat Papua untuk bersatu dan berjuang demi kemerdekaan Papua.

Mereka menekankan pentingnya persatuan dan kesadaran agar tidak diadu domba oleh pemerintah Indonesia.

Penanggung Jawab Pernyataan:

• Jenderal Goliath Naaman Tabuni – Panglima Tinggi TPNPB-OPM

• Letnan Jenderal Melkisedek Awom – Wakil Panglima TPNPB-OPM

• Mayor Jenderal Terianus Satto – Kepala Staf Umum TPNPB-OPM

• Mayor Jenderal Lekagak Telenggen – Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM

Penanggung Jawab TPNPB OPM Kodap XXXV Bintang Timur

• Brigadir Jenderal Ananias Ati Mimin – Panglima TPNPB OPM Kodap XXXV Bintang Timur

BACA JUGA:  Oknum Perwira Polda Kepri Diperiksa Propam Terkait Dugaan Pemerasan

• Letnan Kolonel Daus Dumky Mimin – Wakil Panglima TPNPB OPM Kodap XXXV Bintang Timur

• Mayor Yosep Mimin – Komandan Operasi TPNPB OPM Kodap XXXV Bintang Timur

• Alpon Mimin – Wakil Komandan Operasi TPNPB OPM Kodap XXXV Bintang Timur

Juru Bicara KOMNAS TPNPB

Sebby Sambom mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerja sama dari semua pihak.

Sumber:

• The Papua Journal

• Facebook

(NS)