Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Tanjungpinang

Ketua LAMI Kepri Desak Polisi dan Dishub Pengawasan Ketat Truk Kontainer di Jalan D.I. Panjaitan

Avatar photo
148
×

Ketua LAMI Kepri Desak Polisi dan Dishub Pengawasan Ketat Truk Kontainer di Jalan D.I. Panjaitan

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349362811044201","type":"ugc"}]}}

Ketua DPD Lami Kepri Abd Karim/Tok Agus

TintaJurnalisNews -Ketua DPD Lami Kepri Abd Karim atau yang sering tidak panggil Datok Agus Ramdah dengan tegas meminta pihak berwenang, yakni polisi dan Dinas Perhubungan (Dishub)

Untuk segera mengambil tindakan terkait maraknya truk kontainer yang melintas di Jalan D.I. Panjaitan, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Hingga kini, truk-truk tersebut masih beroperasi tanpa pengawasan yang memadai.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Dalam pernyataannya, Ketua LAMI Kepri menekankan bahwa jalan yang sempit dan sering mengalami penyempitan tersebut sangat rawan kecelakaan.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap situasi ini. Truk kontainer yang berlalu-lalang di jalan sempit ini membahayakan keselamatan warga dan pengendara lain,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kalapas Narkotika Tanjungpinang Tegaskan Penguatan Tupoksi dan Dukung Program 100 Hari Menteri

Ia mendesak pihak kepolisian dan Dishub untuk segera melakukan pengawasan dan pengawalan yang lebih ketat terhadap operasi truk kontainer di wilayah tersebut.

“Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa hanya karena kurangnya pengawasan,” Pungkasnya tegas.

Berita ini, Masih konfirmasi Selanjutnya.