Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Presiden Prabowo Hadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Tekankan Jasa Ulama dan Cinta Tanah Air

Avatar photo
98
×

Presiden Prabowo Hadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Tekankan Jasa Ulama dan Cinta Tanah Air

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU 2026 di Jombang, Jawa Timur. (Dok. Setkab RI)

TINTAJURNALISNEWS —Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 di Lapangan Untung Suropati Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah dan pembangunan bangsa Indonesia.

Salah satu hal yang disampaikan Presiden adalah nilai perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan NU. Hal tersebut, menurut Presiden, tercermin melalui lagu Syubbanul Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah yang diciptakan pada 1916, jauh sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Pesan nasionalisme dalam lagu tersebut tergambar melalui lirik yang menggambarkan kecintaan terhadap tanah air serta ajakan kepada bangsa untuk bangkit dan menjadi bangsa yang bermartabat.

Presiden juga menyampaikan penghormatan kepada para ulama, termasuk para kiai kampung yang selama ini memiliki peran besar di tengah masyarakat.

Para kiai kampung dinilai terus menjaga akhlak generasi muda, merawat kerukunan, menjaga kedamaian di lingkungan desa, hingga mendoakan bangsa tanpa mengharapkan imbalan dari negara.

Presiden RI Prabowo Subianto

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan istilah “Jas Hijau”, yang merupakan singkatan dari “Jangan Sekali-Kali Melupakan Jasa Ulama.”

Pesan tersebut menjadi penegasan atas pentingnya menghargai kontribusi ulama dalam perjalanan bangsa, khususnya dalam membangun kehidupan sosial, keagamaan, pendidikan, dan kebangsaan.

Selain persoalan sejarah dan peran ulama, Presiden turut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan, termasuk pendidikan di sekolah dan pesantren NU.

Pemerintah disebut akan terus mendorong pemenuhan fasilitas pendidikan, di antaranya melalui penyediaan layar interaktif. Presiden juga menekankan agar berbagai program pemerintah benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Semangat kecintaan terhadap Indonesia juga kembali ditekankan melalui pesan yang terkandung dalam Syubbanul Wathan, termasuk ungkapan “Indonesia negeriku, engkau panji martabatku.”

Pembukaan Muktamar ke-35 NU 2026 kemudian ditandai dengan penabuhan bedug oleh Presiden Prabowo bersama jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Penabuhan bedug tersebut menjadi simbol dimulainya forum Muktamar ke-35 NU sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian bagi kemaslahatan bangsa dan masyarakat.