Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
PEMERINTAHAN

Presiden Prabowo Terima Laporan DEN, Bahas MBG, Ekonomi Nasional dan Transformasi Digital

Avatar photo
74
×

Presiden Prabowo Terima Laporan DEN, Bahas MBG, Ekonomi Nasional dan Transformasi Digital

Sebarkan artikel ini
Membahas Program Makan Bergizi Gratis, kondisi ekonomi nasional, dan percepatan transformasi digital pemerintahan. (Dok: Setkab RI).

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI), pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis nasional, mulai dari perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kondisi perekonomian nasional di tengah dinamika global, hingga percepatan transformasi digital pemerintahan melalui sistem GovTech berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Dalam laporan yang disampaikan kepada Presiden, DEN mengungkapkan hasil survei independen yang dilakukan di 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penciptaan lapangan kerja.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

đŸ‘‰ Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Amsakar Tekankan Kerukunan dan Penguasaan Teknologi pada Upacara HAB ke-80 Kemenag di Batam

Menurut data yang dipaparkan, sebanyak 86,9 persen SPPG memiliki setidaknya satu pemasok dari kalangan UMKM lokal, dengan rata-rata tiga UMKM terlibat pada setiap SPPG. Selain itu, sekitar 65 persen UMKM pemasok berasal dari wilayah kabupaten yang sama dengan lokasi pelayanan.

DEN juga melaporkan bahwa hampir 99 persen tenaga kerja yang terlibat dalam operasional SPPG berasal dari masyarakat sekitar. Kondisi tersebut dinilai turut mendorong pemerataan manfaat ekonomi di daerah tempat program dijalankan.

Selain membahas Program MBG, DEN turut menyampaikan perkembangan kondisi ekonomi nasional. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga dengan baik, didukung pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi yang terkendali, serta kondisi sektor korporasi dan perbankan yang dinilai tetap sehat.

BACA JUGA:  Gedung Raksasa Bertingkat Hampir Rampung di WR Supratman KM 8 Dihentikan, Suryono Disorot Keras Diduga Sepelekan Aturan

Meski demikian, pemerintah tetap mencermati berbagai tantangan global yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional, termasuk dampak konflik internasional dan pergerakan nilai tukar yang dapat berpengaruh terhadap harga-harga domestik.

Dalam kesempatan itu, DEN juga menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Di antaranya peningkatan remitansi dari pekerja migran Indonesia yang memiliki keterampilan tinggi serta upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara guna mendukung penerimaan devisa negara.

Sementara di bidang transformasi digital, DEN melaporkan bahwa sekitar 80 persen sistem GovTech pemerintah telah terkoneksi. Sejak 1 Juni 2026, data dari delapan kementerian dan lembaga utama pemerintah disebut telah berhasil diintegrasikan ke dalam satu sistem yang didukung teknologi AI guna memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

BACA JUGA:  Polri dan BGN Perkuat Pengawasan Dugaan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG

Pemerintah juga tengah mempersiapkan penerapan digital single ID yang diharapkan dapat mendukung penyaluran bantuan sosial secara lebih tepat sasaran, meningkatkan efisiensi anggaran, serta memperkuat pengelolaan data nasional berbasis teknologi.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis, menjaga stabilitas ekonomi nasional, serta mempercepat transformasi digital guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan modern.

NASIONAL

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/BP2MI dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, Pemerintah Kabupaten Karimun, Politeknik Negeri Batam, dan Batam Tourism Polytechnic di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Senin (8/6/2026).