Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALPEMERINTAHANPresiden RI

Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong Gelar Leaders’ Retreat, Indonesia–Singapura Sepakati 26 Dokumen Kerja Sama Strategis

Avatar photo
91
×

Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong Gelar Leaders’ Retreat, Indonesia–Singapura Sepakati 26 Dokumen Kerja Sama Strategis

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong saat memberikan keterangan pers usai Leaders' Retreat Indonesia–Singapura di Istana Merdeka (foto: Sekretariat Kabinet RI/Presiden RI).

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, dalam agenda Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura yang berlangsung di Istana Merdeka, Senin (6/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, pertemuan tahunan tersebut membahas berbagai isu strategis guna memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Dalam kesempatan itu, Indonesia dan Singapura menyepakati 26 dokumen kerja sama, yang terdiri atas 18 Nota Kesepahaman (MoU) serta 8 dokumen kerja sama lainnya, termasuk kerja sama antarpelaku usaha (business-to-business/B2B).

Sejumlah kesepakatan strategis yang diumumkan meliputi kerja sama di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, penelitian dan inovasi, lingkungan hidup, keselamatan dan keamanan nuklir, regulasi produk kesehatan, kepemudaan dan olahraga, teknologi finansial (fintech), kepailitan lintas batas, pembangunan kapasitas, kearsipan, konektivitas udara, pendidikan, pengembangan petani muda, kerja sama parlemen, pengembangan biogas menjadi biometana, pengembangan kawasan industri, pengembangan Kawasan Industri Kendal, hingga investasi proyek energi surya di Morowali.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong

Selain itu, kedua negara juga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting lainnya, antara lain Pernyataan Bersama tentang Ketahanan Rantai Pasok, Nota Kesepahaman Kolaborasi Kredit Karbon berdasarkan Pasal 6 Perjanjian Paris, pembaruan kerja sama pertahanan, peluncuran Peta Jalan Perdagangan Listrik Lintas Batas, tiga kerja sama bisnis di sektor investasi dan energi berkelanjutan, kerja sama digital strategis, serta Nota Kesepahaman Penasihat AI Perdagangan untuk mendukung pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam dunia usaha.

Dalam keterangan pers bersama usai pertemuan sebagaimana dikutip dari publikasi resmi Sekretariat Kabinet RI, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura merupakan kemitraan yang erat dan strategis. Menurut Presiden, stabilitas dan kemakmuran kedua negara menjadi kepentingan bersama yang harus terus diperkuat melalui dialog yang terbuka, konstruktif, dan berorientasi ke masa depan.

Presiden juga menyampaikan bahwa kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral Indonesia dan Singapura. Menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memelihara persahabatan serta memperkuat kolaborasi strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua negara.

NASIONAL

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, memberikan motivasi kepada ratusan siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI dan peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Bela Negara Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) saat berkunjung ke Markas Rindam I/Bukit Barisan, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (4/7/2026).

HUKUM & KRIMINAL

Gelanggang permainan (gelper) di Kota Batam kembali menjadi sorotan. Di tengah penjelasan pemerintah daerah yang menyebut gelper berizin sebagai permainan ketangkasan, kondisi yang ditemukan di lapangan justru memunculkan pertanyaan besar. Tidak hanya gelper berizin yang masih beroperasi, sejumlah gelper yang diduga tidak berizin pun tetap menjalankan aktivitasnya.