Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALPEMERINTAHAN

Sinergi Cegah TPPO, Imigrasi Tanjungpinang Gelar Penguatan Desa Binaan Imigrasi

Avatar photo
72
×

Sinergi Cegah TPPO, Imigrasi Tanjungpinang Gelar Penguatan Desa Binaan Imigrasi

Sebarkan artikel ini
Kantor Imigrasi Tanjungpinang menggelar sosialisasi Desa Binaan Imigrasi (DBI) di Hotel Alltrue, guna memperkuat pencegahan TPPO dan edukasi pekerja migran prosedural.

TINTAJURNALISNEWS —Dalam upaya memperkuat pengawasan keimigrasian serta mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sejak dini, Kantor Imigrasi Tanjungpinang menggelar kegiatan sosialisasi dan penguatan Program Desa Binaan Imigrasi, Kamis (21/05/2026), di Hotel Alltrue, Kota Tanjungpinang.

Kegiatan tersebut menyasar wilayah kelurahan yang berada di Kecamatan Tanjungpinang Barat dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan guna membangun sinergi dalam memberikan edukasi keimigrasian kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau, Babinsa Tanjungpinang Barat, Bhabinkamtibmas, Satpol PP kelurahan, perangkat kelurahan, serta para Ketua RT dan RW di wilayah Tanjungpinang Barat.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Kepala Kantor Imigrasi Tanjungpinang, Erwin Hariyadi, mengatakan Program Desa Binaan Imigrasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendeteksi potensi kerawanan keimigrasian, khususnya terkait penyalahgunaan paspor dan keberangkatan pekerja migran non-prosedural.

BACA JUGA:  Mudikpedia Lebaran 2026 Hadir, Panduan Lengkap untuk Perjalanan Mudik Aman dan Nyaman

“Program ini menjadi wadah kolaborasi bersama untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat terkait prosedur bekerja ke luar negeri secara legal dan aman. Kami berharap perangkat RT, RW, maupun pihak kelurahan dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan edukasi kepada warga,” ujar Erwin.

Menurutnya, keterlibatan aparatur lingkungan sangat penting karena mereka merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat dan mengetahui kondisi warga di wilayah masing-masing.

Selain memberikan pemahaman terkait prosedur keimigrasian, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan TPPO yang masih menjadi perhatian pemerintah.

Melalui sinergitas antara Imigrasi, BP3MI, aparat keamanan, serta perangkat RT dan RW di Kecamatan Tanjungpinang Barat, masyarakat diharapkan semakin cerdas dalam menerima informasi terkait pekerjaan ke luar negeri serta tidak mudah terjebak modus penipuan perekrutan pekerja migran ilegal.

BACA JUGA:  Proyek Lanjutan Taman Gurindam 12 Dinilai Menyimpang dari Semangat Ruang Publik dan Budaya Melayu

Program Desa Binaan Imigrasi sendiri menjadi salah satu bentuk komitmen Kantor Imigrasi Tanjungpinang dalam menghadirkan pelayanan dan pengawasan keimigrasian yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan terhadap warga dari ancaman perdagangan orang dan pengiriman pekerja migran secara non-prosedural.

EKONOMI

Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola ekspor nasional. Kebijakan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Gedung Nusantara, MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026).