Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
PEMERINTAHANPERISTIWA

Jalan Provinsi Sumatera Utara Lahomi–Nisel Rusak Parah, Sampai Kapan Masyarakat Menunggu?

Avatar photo
138
×

Jalan Provinsi Sumatera Utara Lahomi–Nisel Rusak Parah, Sampai Kapan Masyarakat Menunggu?

Sebarkan artikel ini
Kondisi jalan provinsi di Simpang Tiga Lahomi, Sumatera Utara, tampak rusak parah dengan lubang dan genangan air yang membahayakan pengguna jalan.

TINTAJURNALISNEWS —Kondisi jalan provinsi di wilayah Sumatera Utara yang menghubungkan Simpang Tiga Lahomi menuju Nias Selatan kembali menjadi sorotan. Sejumlah titik jalan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan berupa lubang besar, permukaan jalan yang tidak merata, hingga genangan air saat hujan masih kerap dijumpai. Kondisi ini tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung penting antar wilayah di Kepulauan Nias dan berstatus sebagai jalan provinsi yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dengan fungsi strategis tersebut, masyarakat berharap adanya penanganan yang lebih serius dan menyeluruh.

BACA JUGA:  Dibilang Fitnah, Tapi 8 Petugas Diperiksa! Ada Apa di Imigrasi Batam? Publik Dibuat Bingung

Seorang pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur tersebut.

“Kalau tidak pelan, bisa jatuh. Apalagi kalau malam atau hujan, sangat berbahaya,” ujarnya.

Meski diketahui pernah dilakukan perbaikan di beberapa titik, kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan masih terjadi di sejumlah bagian jalan. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas penanganan yang telah dilakukan.

Situasi ini memunculkan harapan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui instansi terkait segera mengambil langkah konkret dan berkelanjutan. Mengingat jalur ini merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu adanya perhatian serius dan solusi jangka panjang agar kondisi jalan tidak terus berulang mengalami kerusakan.