Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
HUKUM & KRIMINALPolri

Polri Kerahkan Ratusan Personel Perkuat Keamanan di Papua dan Maluku Utara

Avatar photo
190
×

Polri Kerahkan Ratusan Personel Perkuat Keamanan di Papua dan Maluku Utara

Sebarkan artikel ini
Polri mengerahkan ratusan personel ke Papua dan Maluku Utara untuk meredakan konflik warga dan menjaga keamanan wilayah tetap kondusif. [Dok. Divisi Humas Polri]

TINTAJURNALISNEWS –Polri mengerahkan ratusan personel ke Papua dan Maluku Utara untuk memperkuat pengamanan menyusul meningkatnya konflik antarwarga di kedua wilayah. Sebanyak 148 personel gabungan dijadwalkan berangkat ke Nabire, Papua, pada Minggu (5/4), sementara sebagian personel telah lebih dulu dikirim ke Maluku Utara.

Langkah pengiriman personel tambahan ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Aparat TNI-Polri bersama pemerintah daerah bergerak cepat agar kondisi kembali kondusif.

Di Halmahera, Maluku Utara, konflik antarwarga dipicu dugaan kasus pembunuhan yang berkembang menjadi aksi saling serang, menimbulkan korban jiwa dan kerusakan properti. Polri menekankan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan sekaligus tetap mengedepankan pendekatan humanis.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menegaskan, “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga situasi kamtibmas kondusif, serta tidak terpengaruh isu hoaks atau provokasi yang dapat memperkeruh keadaan.”

Polri menegaskan, langkah pengamanan ini merupakan upaya preventif dan responsif untuk menjaga keselamatan warga dan stabilitas wilayah.

HUKUM & KRIMINAL

Ketua Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR), Said Ahmad Syukri atau yang akrab disapa SAS Jhoni, memilih turun langsung ke lapangan dengan menginap di kawasan The Residence Bintan pada Sabtu hingga Minggu (11–12 Juli 2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi di lokasi setelah organisasi yang dipimpinnya melaporkan dugaan persoalan saluran di kawasan resort tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Riau.

HUKUM & KRIMINAL

Dugaan aktivitas penambangan pasir darat ilegal di Kampung Banjar, Galang Batang, Teluk Bakau, kawasan sebelum tower, Kabupaten Bintan, kembali menjadi sorotan publik. Aktivitas yang menurut keterangan warga telah berlangsung cukup lama itu disebut masih terus beroperasi. Di tengah dugaan tersebut, masyarakat mulai mempertanyakan belum adanya tindakan maupun penjelasan resmi dari aparat penegak hukum. Pertanyaan yang kini ramai terdengar di tengah warga pun sederhana, namun menggelitik, “Kok polisi diam, ada apa?”