TINTAJURNALISNEWS –Kepolisian Daerah Kepulauan Riau membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik daerah untuk bergabung menjadi anggota Polri melalui Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Rekrutmen ini meliputi jalur Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, dan Tamtama Polri.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi Polri di www.penerimaan.polri.go.id� yang telah dibuka sejak 9 Maret hingga 30 Maret 2026. Setelah pendaftaran daring, peserta akan melanjutkan proses verifikasi berkas di Polres atau Polresta jajaran Polda Kepulauan Riau.
Untuk jalur Taruna Akpol, peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi yang meliputi penandatanganan pakta integritas, pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap I, tes psikologi, tes akademik, pemeriksaan EKG, uji kesamaptaan jasmani dan antropometri, pemeriksaan kesehatan tahap II, tes psikologi tahap II serta pemeriksaan mental kepribadian. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang tingkat daerah sebelum mengikuti seleksi di tingkat pusat. Rencananya, pendidikan Taruna Akpol akan dimulai pada 1 Agustus 2026.
Sementara pada jalur Bintara Polri, tahapan seleksi dimulai dari pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap I, tes psikologi, uji akademik dan kemampuan komputer serta tes kemampuan khusus. Selanjutnya peserta mengikuti uji kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan tahap II, tes psikologi tahap II serta pemeriksaan mental kepribadian hingga sidang akhir kelulusan yang dijadwalkan pada 3 Juli 2026. Pendidikan pembentukan Bintara Polri akan dimulai pada 20 Juli 2026.
Adapun pada jalur Tamtama Polri, peserta akan mengikuti seleksi berupa pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap I, tes psikologi, uji akademik, uji kesamaptaan jasmani dan antropometri, pemeriksaan kesehatan tahap II serta pemeriksaan mental kepribadian. Sidang akhir kelulusan dijadwalkan pada 3 Juli 2026, sementara pendidikan pembentukan Tamtama Polri dimulai pada 20 Juli 2026.

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin melalui Kabid Humas Polda Kepri mengajak generasi muda di wilayah Kepulauan Riau untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin serta mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) serta tidak dipungut biaya. Kami mengimbau masyarakat agar tidak percaya kepada pihak manapun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Jika menemukan praktik percaloan atau kecurangan dalam proses seleksi, segera laporkan kepada panitia atau pihak kepolisian,” ujarnya.
Melalui proses penerimaan ini, Polda Kepri berharap dapat menjaring putra-putri terbaik daerah yang memiliki integritas, disiplin, serta semangat pengabdian tinggi untuk menjadi bagian dari Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.
Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian, ingin mengetahui informasi peta kerawanan maupun menyampaikan pengaduan, agar dapat menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps yang tersedia di Google Play Store dan App Store.









