Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Tanjungpinang

Juni Lalu, WBP Diduga Dipukul hingga Lebam di Rutan Tanjungpinang; Isu “86” Menggantung di Udara!

Avatar photo
196
×

Juni Lalu, WBP Diduga Dipukul hingga Lebam di Rutan Tanjungpinang; Isu “86” Menggantung di Udara!

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"},{"id":"267344878004211","type":"ugc"}]}}
Ilustrasi Tinta Jurnalis News

TINTAJURNALISNEWS —Dugaan kekerasan terhadap seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bernama Adit di Rutan Tanjungpinang, Kampung Jawa, kembali mencuat ke permukaan. Peristiwa ini dikabarkan terjadi pada Juni 2025 lalu, di mana Adit diduga mengalami pemukulan hingga lebam oleh oknum pegawai rutan.

Yang mengejutkan, beredar informasi tambahan pada Juli ini yang menyebut adanya dugaan praktik “86” alias upaya “damai” untuk meredam pemberitaan dengan nilai berkisar Rp1 juta hingga Rp5 juta. Uang tersebut diduga mengalir kepada oknum wartawan agar insiden kekerasan itu tidak mencuat ke publik.

Rekaman investigasi Tinta Jurnalis News pada 26 Juni 2025 mencatat bahwa Adit sempat dituduh mencuri oleh staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR). Beberapa awak media yang mencoba mengonfirmasi langsung ke Rutan Tanjungpinang tidak diberi akses untuk bertemu Adit, meskipun ibunya telah mengajukan permintaan resmi untuk menghadirkan putranya.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  BPBD Tanjungpinang Gerak Cepat Evakuasi Penghuni Rumah Sewa Ambruk, Ibu Hamil Jadi Korban

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: Mengapa Adit, sebagai korban dugaan kekerasan, tak bisa dipertemukan dengan media? Transparansi menjadi sorotan utama dalam kasus ini.

Dalam pertemuan di ruang KPR bersama sejumlah stafnya, Plt. Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Sabriel, menyatakan bahwa Adit memang mencuri uang dan meminta agar kasus ini tidak diperbesar dan tidak diviralkan. Permintaan tersebut justru memperkuat dugaan adanya upaya pembungkaman informasi, terlebih jika benar ada aliran dana untuk “menyapu bersih” jejak berita.

Terkait isu dugaan “86”, Tinta Jurnalis News menghubungi Plt. KPR Sabriel melalui WhatsApp pada 13 Juli 2025 malam. Ia dengan tegas membantah adanya praktik tersebut. “Gak ada itu bang,” jawabnya singkat.

BACA JUGA:  Kawasan Tepi Laut dan Melayu Square Tanjungpinang Kembali Jadi Sasaran Pencurian, Kerugian Tak Terkira!

Meski begitu, bayang-bayang dugaan kekerasan dan dugaan uang koordinasi untuk membungkam berita terus bergulir tanpa kejelasan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Rutan Tanjungpinang ataupun Kanwil Kemenkumham Kepri terkait proses tindak lanjut atas laporan dugaan kekerasan terhadap Adit.