Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Riau

Anak Tenggelam di Parit Gajah PTPN IV Kebun Sei Rokan, Keluarga Ikhlas Menerima Musibah  

Avatar photo
164
×

Anak Tenggelam di Parit Gajah PTPN IV Kebun Sei Rokan, Keluarga Ikhlas Menerima Musibah  

Sebarkan artikel ini

Pihak Keluarga

TintaJurnalisNews –Sebuah peristiwa tragis terjadi pada Selasa, (11 Februari 2025), sekitar pukul 15.30 WIB di Desa Tandun Barat, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu. Seorang anak perempuan bernama Evriani Br Sagala (12 Tahun) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di parit gajah milik PTPN IV Regional III Kebun Sei Rokan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama beberapa temannya, termasuk adiknya Kristian Sagala (9 Tahun), Risana Br Pakpahan (11 Tahun), Kaleb Arman Siregar (10 Tahun), dan Gilbet Munte (12 Tahun), pergi bermain dan mandi di genangan air di galian parit gajah yang berada di perbatasan lahan PTPN IV dengan permukiman warga.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Sesampainya di lokasi, korban melompat ke dalam air bersama teman-temannya secara bergantian. Namun, tak lama setelah melompat, korban tiba-tiba tenggelam dan tidak muncul ke permukaan. Karena mengira korban sudah pulang lebih dulu, teman-temannya juga meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah.

BACA JUGA:  Kapolsek Kunto Darussalam Ajak Tokoh Masyarakat Dusun II Sei Dagang Sukseskan Pilkada Rohul 2024 dengan Aman dan Damai

Setibanya di rumah, adik korban menyadari bahwa sang kakak tidak ada di rumah. Merasa khawatir, ia segera memberi tahu Gilbet Munte, yang kemudian bersama warga lain, termasuk Hendriko Sinaga, Jefri Sianturi, dan Iwan Pandiangan, bergegas ke lokasi untuk mencari korban.

Pencarian dilakukan hingga akhirnya sekitar pukul 18.27 WIB, korban ditemukan di dasar genangan air dalam kondisi tak bernyawa.

Menindaklanjuti kejadian ini, pihak Polsek Tandun segera melakukan serangkaian tindakan, antara lain, Mengumpulkan bahan dan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian. Melakukan pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui kondisi sekitar.

Mencatat keterangan saksi, termasuk teman-teman korban dan warga yang terlibat dalam pencarian. Memasang Garis Polisi (Police Line) di sekitar lokasi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk memastikan proses hukum dan penanganan jenazah.

BACA JUGA:  Dipimpin Iptu Lof Lasri, Personil Polsek Tandun Patroli Karhutla Di Kawasan Hutan Bukit Suligi

Melayat serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan dukungan moral. Membuat surat pernyataan penolakan otopsi dari keluarga korban, yang menerima kejadian ini sebagai musibah. Menyusun laporan resmi kejadian sebagai bagian dari administrasi kepolisian.

Setelah korban ditemukan, jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka di Dusun 2, Rt 007 Rw 004, Desa Tandun Barat. Pihak keluarga telah menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. Korban akan dimakamkan di Pemakaman Sesombah, Desa Tandun Barat.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, SIK.,MH melalui Kapolsek Tandun, IPTU Lof Lasri Nosa, SH menyampaikan bahwa Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar area berbahaya, terutama di lingkungan yang memiliki genangan air dalam.

BACA JUGA:  Polda Riau Siap Amankan Debat Kedua Pilgub 2024 dengan Personel dan Sistem Berlapis

Pihak kepolisian juga mengimbau agar warga lebih waspada serta mengedukasi anak-anak untuk menghindari lokasi yang berisiko tinggi. Dan kami juga mengucapkan “Turut Berduka Cita dan Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar IPTU Lof Lasri Nosa, akhiri.

(Humas Polres Rohul)