Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Jakarta

Zulkifli Hasan Dorong Industri Serap Produksi Susu Lokal, Kuota Impor Akan Diberikan Jika Tidak Terserap

Avatar photo
127
×

Zulkifli Hasan Dorong Industri Serap Produksi Susu Lokal, Kuota Impor Akan Diberikan Jika Tidak Terserap

Sebarkan artikel ini

Menteri Koordinator Bidang Pangan

Tintajurnalisnews.co.id –Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya industri dalam negeri untuk menyerap produksi susu lokal sebelum mengandalkan impor. Zulkifli menekankan agar Kementerian terkait, termasuk Kementerian Perdagangan, mengutamakan produksi susu lokal untuk memenuhi kebutuhan domestik.

“Perintah kepada Kementerian terkait termasuk Menteri Perdagangan agar mengutamakan produksi dalam negeri,” ujar Zulkifli dalam pernyataannya di Solo, Rabu (13/11/2024), seperti dilansir dari Antara.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Zulkifli menyampaikan bahwa impor akan diberikan kuota apabila produksi susu dalam negeri tidak sepenuhnya terserap oleh industri. “Namun, kalau produksi dalam negeri tidak diserap oleh industri, impornya akan kami kasih kuota,” tambahnya.

Di sisi lain, Zulkifli juga mengingatkan para peternak untuk meningkatkan mutu produksi susu sapi agar dapat bersaing dan diminati oleh industri. “Mutu harus diperbaiki, kalau kualitasnya buruk, tidak baik juga,” ujarnya, merespons keluhan peternak di Boyolali yang mengeluhkan kurangnya penyerapan susu lokal oleh Industri Pengolahan Susu (IPS).

BACA JUGA:  Kapolri Anugerahi Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama

Situasi ini memaksa peternak dan pengepul susu di Boyolali untuk membuang puluhan ton susu setiap harinya karena tidak terserap oleh industri. Belum lama ini, peternak dan pengepul berkumpul di Simpang Lima Boyolali untuk membagikan susu segar gratis kepada masyarakat sebagai bentuk protes.

Langkah Tegas Mentan Amran Tahan Izin Impor Lima Perusahaan

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menginstruksikan industri pengolahan susu untuk menyerap produksi susu lokal dan menunda izin impor lima perusahaan susu yang dianggap belum memenuhi kewajiban tersebut. Langkah ini diambil setelah menerima keluhan dari peternak yang mengungkap bahwa industri lebih memilih menggunakan susu impor.

“Untuk sementara, ada lima perusahaan yang kami tahan izin impornya atas persetujuan Mensesneg hingga Kamis, 14 November 2024,” ujar Amran setelah bertemu dengan perwakilan peternak dan industri di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (11/11/2024).

BACA JUGA:  Polri Sediakan Layanan 24 Jam untuk Laporan Premanisme, Identitas Pelapor Dijamin Aman

Amran juga mengancam akan mencabut izin impor perusahaan tersebut jika kembali melanggar aturan penyerapan susu lokal. “Kalau dari lima perusahaan ini ada yang mencoba melanggar, izin impornya akan kami cabut. Kami tidak ingin hubungan antara peternak dan industri terganggu,” tegasnya.

Regulasi Baru Wajibkan Industri Serap Susu Lokal

Mentan Amran telah menetapkan regulasi yang mewajibkan industri pengolahan susu untuk menyerap susu lokal. Kebijakan ini diresmikan melalui surat edaran yang telah disebarkan ke dinas-dinas peternakan di seluruh Indonesia.

“Kami sudah pertemukan antara industri dan peternak, serta pengepul, dan semuanya sepakat,” ujar Amran, menambahkan bahwa regulasi baru ini akan memastikan keberlanjutan produksi susu lokal.

BACA JUGA:  Dugaan Korupsi Mega Proyek Coretax Rp 1,3 Triliun, IWPI Laporkan Dirjen Pajak ke KPK

Dengan kebijakan ini, diharapkan hubungan antara peternak lokal dan industri semakin solid, serta dapat menjaga stabilitas ekonomi para peternak.

Sumber: Liputan6.com

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp