TINTAJURNALISNEWS —Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (20/5/2026). Dalam agenda tersebut, ia memimpin kegiatan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus memberikan pengarahan kepada jajaran Polres Rokan Hulu.
Kedatangan Wakapolda Riau beserta rombongan disambut di Bandara Tuanku Tambusai oleh Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Setibanya di lokasi, sekitar pukul 10.15 WIB, Wakapolda Riau memimpin langsung kegiatan penanaman jagung di lahan milik Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu yang berlokasi di KM 6 Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri dalam mendukung penguatan sektor ketahanan pangan di daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Rokan Hulu Anton, jajaran pejabat utama Polda Riau, Ketua DPRD Rokan Hulu, unsur Forkopimda, para kapolsek, serta kelompok tani Lura Bunut. Pada tahap awal, lahan seluas 15 hektare yang direncanakan untuk penanaman telah mulai digarap pada 6 hektare dengan penggunaan 90 kilogram bibit jagung pipil.
Dalam kesempatan itu, Bupati Rokan Hulu menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polres Rokan Hulu dan jajaran yang dinilai aktif mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian.
Sementara itu, Wakapolda Riau menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi stabilitas ekonomi dan kedaulatan negara. Ia menilai program penanaman jagung tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung agenda besar pemerintah menuju kemandirian pangan nasional.
Usai kegiatan penanaman, Wakapolda Riau menyerahkan bantuan sosial kepada kelompok tani Lura Bunut, kemudian melanjutkan agenda dengan pengarahan kepada personel Polres Rokan Hulu di Aula Mapolres.

Dalam arahannya, Wakapolda menekankan pentingnya kesiapsiagaan Polri menghadapi tantangan era disrupsi digital, termasuk penyebaran hoaks, post-truth, hingga perang kognitif di ruang siber. Ia juga menyoroti ancaman radikalisme, intoleransi, kejahatan siber, narkotika, dan tindak pidana perdagangan orang yang dinilai semakin kompleks.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ia mendorong penguatan literasi digital, patroli siber, moderasi beragama, serta penguatan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan institusi pendidikan. Ia juga menekankan optimalisasi peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak deteksi dini di tengah masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Zuhur dan makan siang bersama Forkopimda di Pendopo Kediaman Bupati Rokan Hulu, sebelum Wakapolda Riau kembali bertolak ke Pekanbaru menggunakan helikopter.
Seluruh rangkaian kunjungan kerja berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah dan memperkuat kesiapan menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang.









