Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
PERISTIWA

Traffic Light Mati Berhari-hari, Arus Lalu Lintas di Tanjung Uban Semrawut

Avatar photo
259
×

Traffic Light Mati Berhari-hari, Arus Lalu Lintas di Tanjung Uban Semrawut

Sebarkan artikel ini
Traffic light di simpang tiga Makam Pahlawan DwiKora dan perempatan SD Negeri 004 Tanjung Uban

TINTAJURNALISNEWS –Lampu lalu lintas (traffic light) di simpang tiga Makam Pahlawan DwiKora dan perempatan SD Negeri 004 Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, dilaporkan mati alias tidak berfungsi selama beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan itu menjadi semrawut dan rawan kecelakaan.

Pantauan Tinta Jurnalis News pada Jumat (09/01), traffic light di persimpangan Jalan Taman Sari dan Jalan Permaisuri tidak menyala sama sekali.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Akibatnya, kendaraan dari berbagai arah harus saling menunggu untuk melintas, sehingga kerap memicu kemacetan dan kebingungan pengguna jalan.

Kondisi ini menuai keluhan dari masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Pdt. Rocky Manurung, tokoh agama sekaligus warga Tanjung Uban. Ia menilai kerusakan traffic light tersebut membutuhkan perhatian serius dari instansi terkait.

BACA JUGA:  Kodam I/BB Kerahkan Ratusan Prajurit untuk Bantu Penanganan Banjir dan Longsor di Sibolga–Tapteng

“Lampu merah di simpang tiga Makam Pahlawan DwiKora Tanjung Uban butuh perhatian serius dari dinas terkait karena tidak berfungsi maksimal. Kondisi ini berpotensi memakan korban bagi para pengguna jalan,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Harapan saya sebagai tokoh agama dan warga masyarakat, agar pihak terkait segera memperbaikinya sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Menurutnya, volume kendaraan di persimpangan tersebut tergolong padat, terutama pada pagi dan sore hari saat jam berangkat serta pulang kerja.

“Kalau dibiarkan terus, dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan. Tadi saja sudah ada kejadian, semoga cepat diperbaiki,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Jika Tak Berizin, Mengapa Dibiarkan? Aktivitas Pelabuhan Angau Tj Uban Disorot, Potensi Kerugian Negara Mengemuka

Sementara itu, Arya Bintan Iswara, staf pembantu lalu lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Sudah kami sampaikan ke tim teknisi untuk dilakukan pengecekan terhadap lampu traffic tersebut,” katanya singkat.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi persimpangan tersebut. mengingat tingginya aktivitas kendaraan, khususnya pada jam-jam sibuk.

[NANANG]