Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Setelah Penantian Panjang, Pekerja PT Yuan Zhou Akhirnya Terima Gaji

Avatar photo
174
×

Setelah Penantian Panjang, Pekerja PT Yuan Zhou Akhirnya Terima Gaji

Sebarkan artikel ini

Foto para Pekerja saat menunggu di Disnaker Provinsi Kepri

TintaJurnalisNews –Setelah penantian yang cukup panjang, gaji para pekerja PT Yuan Zhou akhirnya dibayarkan. Pembayaran gaji dilakukan di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepulauan Riau, yang berlokasi di Km 8, Jalan DI Panjaitan, Tanjungpinang Timur, pada sebuah momen yang dinantikan banyak pihak.

Namun, proses ini sempat diwarnai ketegangan. Ketegangan muncul antara pihak perekrut dan pekerja, dipicu oleh perbedaan informasi mengenai jumlah upah harian yang diterima. Setelah mengetahui nominal yang sebenarnya dibayarkan oleh PT Yuan Zhou, sejumlah pekerja menyampaikan keberatan atas jumlah tersebut.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Melalui mediasi langsung di lokasi, situasi yang sempat memanas akhirnya berhasil diredam. Kedua belah pihak, yakni perekrut dan pekerja, mencapai kesepahaman setelah mendapatkan penjelasan lebih lanjut. Dalam suasana yang akhirnya kondusif, mereka saling memaafkan dan menyepakati bahwa persoalan ini terjadi akibat miskomunikasi.

BACA JUGA:  Tim Advokat FERADI WPI Dampingi Dua Warga Sukolilo dalam Klarifikasi Dugaan Penghinaan di Polsek

Proses pembagian gaji sendiri mencatat beberapa hal penting. Beberapa pekerja harus menerima potongan gaji karena adanya utang, sementara sebagian lainnya mendapatkan gaji penuh. Meski demikian, proses berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai.

Kehadiran pihak Disnaker Provinsi Kepulauan Riau, bersama sejumlah media yang memantau jalannya pembayaran, memainkan peran penting dalam memastikan situasi tetap terkendali. Langkah ini juga menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi dalam hubungan kerja di masa mendatang.

(Edo Jurnalis)

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.