Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim Umumkan Penggagalan 166,88 Kg Ganja di Malang

Avatar photo
138
×

Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim Umumkan Penggagalan 166,88 Kg Ganja di Malang

Sebarkan artikel ini

Tersangka

TintaJurnalisNews –Upaya pemberantasan narkoba kembali mencatat prestasi gemilang. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., dan Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., menggelar konferensi pers terkait keberhasilan penggagalan peredaran narkoba jenis ganja seberat 166,88 kilogram.

Konferensi pers yang berlangsung di Ballroom Sanika Satyawada, Mapolresta Malang Kota, ini menjadi sorotan publik. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan apresiasi tinggi kepada Polresta Malang Kota atas dedikasi dalam memberantas narkotika.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Pengungkapan ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi yang luar biasa. Sinergi antara TNI dan Polri harus terus diperkuat untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.

BACA JUGA:  H-8, Dankormar Dampingi Kasum TNI Tinjau Kesiapan Pasukan Upacara HUT TNI ke-79

Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., menegaskan bahwa pengungkapan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, yang menjadikan pemberantasan narkoba sebagai salah satu prioritas.

Dalam penjelasan rinci, aparat mengungkap bahwa barang bukti ganja tersebut dikemas dalam 154 bungkus dan diangkut menggunakan truk Fuso dari Medan. Ganja tersebut sempat disimpan di Karangploso sebelum rencana distribusinya digagalkan. Sebanyak enam tersangka berhasil diamankan dalam operasi ini.

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memberantas jaringan narkotika hingga ke akarnya,” tambah Kapolda Jatim.

Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar sinergi antara TNI dan Polri terus terjalin dengan baik, sekaligus mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya narkoba. Dengan kerja sama yang solid, Indonesia diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari peredaran narkoba.

EKONOMI

Berbagai keluhan yang selama ini dirasakan nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, akhirnya mulai terungkap ke permukaan. Mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi, lambannya pengurusan dokumen kapal, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.