Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
PEMERINTAHAN

Presiden Prabowo Tinjau Langsung Lokasi Pengungsian Bencana di Bener Meriah

Avatar photo
137
×

Presiden Prabowo Tinjau Langsung Lokasi Pengungsian Bencana di Bener Meriah

Sebarkan artikel ini
Presiden RI, Prabowo Subianto
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS –Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan agenda peninjauan wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan mengunjungi posko pengungsian yang berada di SMP Negeri 2 Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, pada Jumat (12/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo menyapa langsung para pengungsi yang saat ini berjumlah sebanyak 1.161 jiwa. Di hadapan masyarakat, Presiden menegaskan komitmen penuh pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran bantuan serta melakukan pemulihan menyeluruh terhadap wilayah-wilayah yang terdampak bencana di Sumatra, khususnya di Kabupaten Bener Meriah.

Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana penanganan jangka pendek dan menengah, termasuk perbaikan infrastruktur vital yang mengalami kerusakan. Beberapa di antaranya adalah jembatan yang rusak, jalan-jalan yang terdampak longsor, serta pemulihan jaringan listrik guna mendukung aktivitas masyarakat pascabencana.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterbatasan pemerintah dalam menyelesaikan seluruh proses penanganan bencana secara cepat dan instan. Meski demikian, Kepala Negara menegaskan bahwa negara hadir dan masyarakat tidak dibiarkan menghadapi musibah ini sendirian.

“Seluruh jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, bersama aparat di lapangan akan terus bekerja keras dan bersinergi untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tegas Presiden.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kehadiran langsung pemerintah pusat di tengah masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan bahwa langkah-langkah pemulihan dapat berjalan sesuai rencana demi mempercepat kondisi kembali normal.

Sumber: BPMI Setpres

Example 120x600
PEMERINTAHAN

Bangunan megah itu diketahui dibangun tanpa mengantongi IMB maupun PBG, sebuah kewajiban mutlak sebelum pembangunan gedung dimulai. Dalam papan resmi penertiban yang terpasang mencolok di lokasi, nama Suryono tercantum jelas sebagai pemilik bangunan, sehingga tidak menyisakan ruang tafsir mengenai siapa pihak yang harus bertanggung jawab.

PEMERINTAHAN

Kondisi jalan rusak parah di akses masuk Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, menuai sorotan tajam masyarakat. Jalan yang berada di sekitar pusat pelayanan pemerintahan desa itu tampak berlubang, terkelupas, dan kerap tergenang air, namun hingga kini belum mendapat penanganan serius, meski kerusakan telah terjadi sejak tahun lalu.