Dalam Kongres IV TIDAR, Presiden ungkap teror terhadap aparat pemberantas korupsi ratusan triliun diselamatkan!
TINTAJURNALISNEWS —Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan ketegasannya dalam memimpin perang melawan korupsi. Dalam pidatonya yang penuh semangat saat membuka Kongres IV Tunas Indonesia Raya (TIDAR) di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (17/5/2025),
Prabowo mengungkap fakta mengejutkan: ada aparat penegak hukum yang diteror karena berani membongkar kasus korupsi besar.
“Saya tahu ada penegak hukum yang diancam. Rumahnya didatangi, mobilnya dibuntuti, rumahnya difoto. Tapi kita tidak gentar,” tegas Prabowo, disambut tepuk tangan membahana dari para kader muda partai Gerindra yang hadir.
Prabowo menambahkan, sejak awal pemerintahannya, upaya pemberantasan korupsi dilakukan tanpa kompromi. Ia mengklaim bahwa dalam enam bulan pertama masa pemerintahannya, ratusan triliun rupiah uang negara berhasil diselamatkan dari praktik culas oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.
“Setiap hari kita bongkar korupsi. Dan itu adalah bagian dari sumpah saya kepada rakyat Indonesia. Kita tidak akan takut, tidak akan berhenti,” ujar Prabowo dengan sorot mata tajam.
Presiden juga menegaskan bahwa pemberantasan korupsi akan berjalan terus, tanpa pandang bulu. “Saya tidak bisa dibeli. Saya tidak bisa ditekan. Dan saya tidak akan membiarkan uang rakyat terus-menerus dicuri,” tambahnya lantang.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran tak akan memberi ruang bagi siapapun yang mencoba mengganggu penegakan hukum di negeri ini. Presiden bahkan menyebut bahwa para penegak hukum yang bekerja siang malam membongkar kasus besar patut mendapat dukungan penuh dari rakyat.
Kongres IV TIDAR yang berlangsung hangat ini menjadi momentum penting bagi generasi muda politik Indonesia untuk melihat langsung keberanian seorang kepala negara dalam menghadapi tantangan bangsa.












