Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
NASIONAL

Presiden Prabowo Saksikan Pengucapan Sumpah Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial

Avatar photo
51
×

Presiden Prabowo Saksikan Pengucapan Sumpah Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Pengucapan sumpah Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial, di Istana Negara

TINTAJURNALISNEWS —Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan pengucapan sumpah Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Pengangkatan Dwiarso Budi Santiarto berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 101/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dengan Hormat Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung dan Pengangkatan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial.

Setelah pembacaan Keputusan Presiden, Dwiarso mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengucapan sumpah jabatan.

Usai pelaksanaan sumpah jabatan, Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan ucapan selamat kepada Dwiarso atas amanah baru yang diemban.

Pelaksanaan pengucapan sumpah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan Mahkamah Agung dalam mendukung penegakan hukum dan peradilan yang berintegritas di Indonesia.

 

 

Sumber: BPMI Setpres

 

Example 120x600
NASIONAL

Dalam pernyataannya, Pigai menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah awal guna mempersiapkan upaya Indonesia merebut kursi penting tersebut.

“Hari ini, Kementerian HAM bersama Kementerian Luar Negeri serta Wakil Kepala Bappenas telah mengambil posisi. Kami akan merebut jabatan Presiden Dewan HAM PBB,” ujar Pigai di hadapan para tamu undangan dan pemangku kebijakan yang hadir.