Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
PEMERINTAHAN

Polda Kepri Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2025

Avatar photo
207
×

Polda Kepri Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2025

Sebarkan artikel ini
Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.
Picsart-24-03-26-04-51-32-353

TINTAJURNALISNEWS –Kepolisian Daerah Kepulauan Riau kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025. Capaian ini menjadi kali kelima Polda Kepri memperoleh penghargaan tersebut, menunjukkan konsistensi dalam penerapan transparansi informasi kepada masyarakat.

Penganugerahan berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, pada Kamis (11/12/2025). Dalam acara resmi tersebut, penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Riau, Arison, S.Pt., M.M.

Penghargaan diterima oleh Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., yang hadir mewakili Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. Penyerahan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Polda Kepri dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik sesuai ketentuan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Polda Kepri dinilai menunjukkan konsistensi dalam menyediakan informasi yang akurat, mudah diakses, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga layak kembali menerima penghargaan bergengsi di bidang transparansi publik tersebut.

 

Sumber: Humas Polda Kepri

Example 120x600
PEMERINTAHAN

Bangunan megah itu diketahui dibangun tanpa mengantongi IMB maupun PBG, sebuah kewajiban mutlak sebelum pembangunan gedung dimulai. Dalam papan resmi penertiban yang terpasang mencolok di lokasi, nama Suryono tercantum jelas sebagai pemilik bangunan, sehingga tidak menyisakan ruang tafsir mengenai siapa pihak yang harus bertanggung jawab.

PEMERINTAHAN

Kondisi jalan rusak parah di akses masuk Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, menuai sorotan tajam masyarakat. Jalan yang berada di sekitar pusat pelayanan pemerintahan desa itu tampak berlubang, terkelupas, dan kerap tergenang air, namun hingga kini belum mendapat penanganan serius, meski kerusakan telah terjadi sejak tahun lalu.