Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALPolri

Polda Kepri Gelar Lomba Kreatif Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Masyarakat Tunjukkan Karya Terbaik

Avatar photo
65
×

Polda Kepri Gelar Lomba Kreatif Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Masyarakat Tunjukkan Karya Terbaik

Sebarkan artikel ini
Polda Kepulauan Riau menggelar berbagai perlombaan kreatif dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “Polisi untuk Masyarakat” [Dok. Humas Polri]

TINTAJURNALISNEWS –Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kepulauan Riau melalui Bidang Humas bekerja sama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengda Kepri menggelar berbagai perlombaan kreatif yang diperuntukkan bagi jurnalis, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum di wilayah Kepulauan Riau.

Kegiatan yang mengusung tema “Polisi untuk Masyarakat” tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan inspiratif.

Adapun perlombaan yang diselenggarakan meliputi Lomba Karya Jurnalistik, Lomba Vlog, dan Lomba Menulis Surat untuk Polisi. Seluruh kegiatan diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal lebih dekat tugas dan pengabdian Polri.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Kabid Humas Polda Kepri, Nona Pricillia Ohei mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang humanis dengan masyarakat.

BACA JUGA:  Kapolda Kepri Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang kreativitas bagi masyarakat sekaligus memperlihatkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat dengan semangat melayani, melindungi, dan mengayomi. Kami berharap masyarakat dapat ikut berpartisipasi serta bersama-sama memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Untuk Lomba Karya Jurnalistik bertema “Polisi untuk Masyarakat”, kompetisi diperuntukkan bagi jurnalis aktif di wilayah Kepulauan Riau. Karya yang dikirim wajib merupakan karya asli, belum pernah dilombakan, dan telah tayang di media masing-masing peserta.

Sementara Lomba Vlog dapat diikuti oleh pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dengan durasi video maksimal tiga menit. Video wajib diunggah ke akun Instagram peserta dengan menyertakan tagar #PoldaKepri #HUTBhayangkara80 dan #PolisiUntukMasyarakat.

BACA JUGA:  Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Ribuan Akun dan Sistem Bot Terungkap

Sedangkan Lomba Menulis Surat untuk Polisi diperuntukkan bagi pelajar tingkat SD dan SMP sederajat di wilayah Kepulauan Riau. Surat ditulis tangan di kertas double folio, kemudian dipindai dan dikirim melalui email panitia. Peserta terpilih nantinya berkesempatan membacakan surat secara langsung di hadapan Kapolda Kepri, Asep Safrudin.

Seluruh karya perlombaan dapat dikirim melalui email ijti.hutbhayangkara80@gmail.com dengan batas akhir pengiriman pada 20 Juni 2026.

Polda Kepri juga menyiapkan tim penilai guna memastikan seluruh karya peserta dinilai secara objektif, profesional, dan sesuai ketentuan perlombaan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Kepri mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Riau untuk turut berpartisipasi dan memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 dengan menunjukkan kreativitas serta karya terbaik sebagai bentuk dukungan terhadap terwujudnya kedekatan antara Polri dan masyarakat.

HUKUM & KRIMINAL

Penyegelan proyek PT Gandasari Shipyard Bintan oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) kini justru menuai sorotan tajam publik. Sebab meski papan segel telah dipasang dan pengawasan disebut sudah dilakukan sejak Februari 2026, aktivitas di lokasi proyek diduga masih tetap terlihat berjalan berdasarkan pantauan lapangan dan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.

HUKUM & KRIMINAL

Kantor DPRD Tanah Laut kembali menjadi sorotan setelah aksi damai gabungan mahasiswa dan nelayan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tuntung Pandang berujung kekecewaan. Massa yang datang untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan mafia BBM subsidi jenis solar bagi nelayan mendapati tidak satu pun anggota dewan berada di kantor saat aksi berlangsung, Senin (18/05/2026).