Ilustrasi Tinta Jurnalis News

TINTAJURNALISNEWS –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Namun, muncul keluhan terkait proses perekrutan tenaga kerja di bawah naungan CV Amalia Putri Jaya, yang berlokasi di Tanjungpinang Timur, tepatnya di KM 11 sekitar SMP 7.
Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa proses perekrutan tersebut dinilai janggal.
“Pendaftaran memang ada, kami sudah ikut wawancara. Saat ditanya domisili, kami jawab tinggal di sekitar kantor tersebut. Pemilik MBG saat itu bilang mencari orang kampung. Kami kemudian difoto menggunakan seragam,” ungkapnya, Senin (15/9/2025).
Setelah wawancara, para calon pekerja dimasukkan ke grup komunikasi dan diminta menunggu keputusan. Hampir dua bulan kemudian, mereka kembali dipanggil untuk mengikuti pengarahan. Namun, narasumber itu menyebut banyak peserta awal tidak lagi terlihat.
“Kami diminta memakai seragam lagi dan difoto ulang. Tapi, sebagian besar orang yang ikut berbeda dari peserta awal,” jelasnya.
Ia mengaku kecewa setelah tiba-tiba dikeluarkan dari grup perekrutan tanpa penjelasan, meskipun sudah memenuhi persyaratan administratif seperti SKCK dan surat keterangan sehat.
“Saya berharap hal seperti ini tidak terjadi di tempat lain. Sangat merugikan masyarakat. Kami minta agar pihak berwenang memperhatikan dugaan permasalahan ini,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Amalia Putri Jaya belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan permasalahan perekrutan tersebut.
Sumber: M. HOLUL
Editor: Redaksi TJN












