Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
PEMERINTAHAN

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter TNI–Basarnas untuk Percepatan Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Avatar photo
298
×

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter TNI–Basarnas untuk Percepatan Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sebarkan artikel ini
11 helikopter milik TNI dan Basarnas telah diberangkatkan dari Jakarta untuk memperkuat operasi kemanusiaan di lapangan.

TINTAJURNALISNEWS —Pemerintah pusat mempercepat penanganan bencana di sejumlah daerah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan mengerahkan armada udara berskala besar.

Berdasarkan rilis resmi BPMI Setpres, hingga 29 November 2025 total 11 helikopter milik TNI dan Basarnas telah diberangkatkan dari Jakarta untuk memperkuat operasi kemanusiaan di lapangan.

Sebanyak 9 helikopter lebih dulu berada di lokasi sejak 26 November 2025, dan pada Sabtu pagi, dua unit tambahan kembali diterbangkan menuju Aceh sebagai penguatan distribusi bantuan.

11 helikopter milik TNI dan Basarnas telah diberangkatkan dari Jakarta untuk memperkuat operasi kemanusiaan di lapangan.

Helikopter-helikopter tersebut difokuskan untuk operasi distribusi logistik secara terus-menerus, terutama ke wilayah pedalaman dan titik-titik yang akses daratnya terputus akibat dampak bencana.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap operasi udara dilakukan dengan standar keselamatan tinggi, memperhatikan kondisi cuaca sebagai pertimbangan utama demi kelancaran misi kemanusiaan.

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

 

Sumber: BPMI Setpres

NASIONAL

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama pembangunan internasional. Melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri, Kemenko Polkam menggelar Rapat Koordinasi Verifikasi Strategi Pelaksanaan Kerja Sama Pembangunan Internasional (KSPI) di kawasan Pasifik, Oseania, dan Afrika (Pasosaf), Selasa (10/3/2026).