Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
NASIONAL

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Kapal Induk Prancis Charles De Gaulle

Avatar photo
116
×

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Kapal Induk Prancis Charles De Gaulle

Sebarkan artikel ini

Peninjauan Kapal Induk Prancis Charles De Gaulle (R91) di Pelabuhan Gili Mas, Labuan Tereng

TintaJurnalisNews -Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam peninjauan Kapal Induk Prancis Charles De Gaulle (R91) di Pelabuhan Gili Mas, Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (01/02/2025).

Dengan kunjungan Kapal Perang Prancis tersebut diharapkan bisa mendorong dalam meningkatkan kerja sama, baik dalam bidang profesionalisme militer, maupun pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Kami, Menteri Pertahanan Indonesia dan Menteri Pertahanan Prancis, beserta seluruh angkatan bersenjata kedua negara, sepakat untuk terus mempererat hubungan baik, kerja sama, serta meningkatkan profesionalisme” ujar Menhan RI dalam keterangannya kepada media.

BACA JUGA:  Kapal Milik AP Angkut Beras ke Luar Daerah Tanpa Dokumen, Oknum Kuat Diduga Jadi Mediator Media

Kapal induk Charles De Gaulle (R91) tiba di perairan Indonesia pada Selasa, 28 Januari 2025, dalam rangka kunjungan persahabatan dan kerja sama pertahanan. Kapal ini membawa 1.780 awak, serta dilengkapi dengan sistem persenjataan canggih dan pesawat tempur modern, menjadikannya salah satu kapal perang terbesar dan paling mutakhir di dunia dengan panjang 262 meter.

Kunjungan kapal induk Charles De Gaulle (R91) ke Indonesia mencerminkan hubungan baik antara Indonesia dan Prancis. Kehadiran kapal perang ini tidak hanya menjadi simbol kerja sama strategis kedua negara, tetapi juga membuka peluang untuk pertukaran keahlian militer, serta sinergi dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.

HUKUM & KRIMINAL

Langkah tegas namun produktif ditunjukkan Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemulihan aset negara. Melalui mekanisme resmi, empat kapal hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dimanfaatkan sebagai aset operasional negara.